Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kebakaran Pasar Senin Diduga Karena Arus Pendek, Kerugian Tembus Rp2 M

Muhammad Helmi • Minggu, 11 Juni 2023 | 14:35 WIB
PERIKSA TKP : Anggota INAFIS Polres HSU dan Polsek Amuntai Tengah melakukan identifikasi musibah kebakaran. : FOTO POLRES HSU UNTUK RADAR BANJARMASIN.
PERIKSA TKP : Anggota INAFIS Polres HSU dan Polsek Amuntai Tengah melakukan identifikasi musibah kebakaran. : FOTO POLRES HSU UNTUK RADAR BANJARMASIN.
AMUNTAI - Amukan jago merah membakar tujuh buah bangunan di Desa Pasar Senin, RT 06, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Minggu (11/6) sekitar pukul 04.00 Wita.

Bencana kebakaran menghanguskan enam bangunan rumah warga dan satu buah gudang mebel. Syukurnya musibah kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Meski begitu kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar lebih.

Kapolres HSU, AKBP Moch Isharyadi Fitriawan, melalui Kapolsek Amuntai Tengah, Ipda Rosyid Ari Prabowo mengatakan, pihaknya bersama unit INAFIS Polres HSU telah terjun ke lokasi kejadian, dalam rangka pendataan dan identifikasi.

"Sudah meminta keterangan saksi di lokasi kebakaran. Ada dua saksi yang kami mintai keterangan terkait kejadian ini," ujar Ipda Rosyid pada wartawan koran ini.

Adapun keterangan saksi yakni E (tetangga dari awal mula diduga munculnya api) sekitar pukul 04.00 Wita, bangun dari tidur, selanjutnya saksi menuju WC yang berada dibagian belakang rumahnya.

Saat saksi membuka pintu rumah bagian belakang, terang Ipda Rosyid, saksi kaget melihat api yang sudah menyala besar di bagian atap gudang mebel.

Kemudian saksi berteriak dan keluar rumah memukul tiang listrik, untuk memberitahu dan meminta bantuan warga, tidak lama kemudian warga dan mobil BPK berdatangan melakukan upaya pemadaman.

Api cepat membesar dan menjalar kebangunan yang lain dikarenakan bangunan terbuat dari kayu dan di dalam gudang mebel terdapat banyak bahan yang mudah terbakar seperti bahan baku kayu, cat dan tiner.

"Api baru bisa dipadamkan sekira jam 05.30 Wita oleh BPK dari berbagai wilayah di HSU. Kurang lebih 60 unit pemadam melakukan pemadaman," terangnya.

Selanjutnya, untuk penyebab kebakaran, Rosyid menduga karena arus pendek atau korsleting.

"Ini masih dugaan. Adapun barang bukti yang kami amankan di lokasi yakni kabel tembaga, kayu sisa kebakaran dan kaleng tiner (campuran cat,red)," jawabnya. Untuk kerugian materi para korban menurut data dilapangan, mencapai Rp2 miliar.

Korban pemilik rumah yang terbakar, yakni H. Syamsuddin, rumah dan gudang terbakar 100 persen, Hasanah rumah terbakar 100 persen, Riduan juga rumah miliknya juga terbakar 100 persen.

Selanjutnya Gazali Rahman juga rumahnya terbakar 100 persen, MASRUN rumah juga tebarkan 100 persen dan terakhir Kamsinah rumah terbakar 50 persen. (mar/why) Editor : Muhammad Helmi
#HSU #Kebakaran