AMUNTAI - Kejadian anak meninggal tenggelam terjadi di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan, Polres Hulu Sungai Utara. Anak yang meninggal tersebut bernama Ansyari (8) pelajar warga RT 05, Desa Rantau Karau Hulu, Kecamatan Sungai Pandan.
Awal kejadian dimulai saat anak ini berenang di rawa belakang rumah. Waktunya sekitar pukul 17.30 Wita. Saat berenang anak ini menggunakan jerigen plastik.
Sempat ada teriakan dari sang anak, sebelum anak ini dicari kedua orang tuanya yakni Yusran (33) dan Fatimah (34) sekitar pukul 18.00 Wita.
Karena tak kunjung menemukan sang anak, akhirnya keduanya meminta pertolongan. Tak butuh waktu lama, petugas dari Polsek Sungai Pandan dan relawan Kota Amuntai, menuju lokasi kejadian, dan memulai pencarian.
Sekitar pukul 21.00 Wita, akhirnya jasad Ansyari ditentukan relawan rescue dalam keadaan meninggalkan. Lokasi penemuan tak jauh dari rumah yang bersangkutan yakni 20-30 meter, tepatnya di belakang rumah Ansyari.
Kapolres HSU AKBP Moch Isharyadi Fitriawan, melalui Kapolsek Sungai Pandan Iptu Abdurahman, membenarkan kejadian warga yang meninggal dunia karena tenggelam di rawa-rawa Desa Rantau Karau Hulu.
"Ansyari diduga meninggal tenggelam saat berenang dirawa-rawa belakang rumahnya pukul 17.30 Wita dengan menggunakan sebuah jerigen kosong warna putih," ujar Iptu Abdurahman lewat sambungan telepon, Minggu (16/4).
Dari keterangan ibu Fatimah, lanjutnya, anaknya sempat berteriak memanggil namanya sekitar pukul 18.00 Wita.
Tapi tidak dihiraukan. Baru jeda 10 menit kemudian yang bersangkutan sadar anak belum naik, padahal waktu sudah menunjukkan hampir berbuka puasa.
"Ibu dan ayah dari Ansyari panik dan melakukan pencarian dan meminta tolong warga Daan relawan. Sekitar pukul 21.00 Wita, jasad anak ditemukan dalam keadaan meninggalkan dunia," terangnya.
Keluarga menolak untuk dilakukan visum jenazah dan langsung menyemayamkan sang putra untuk kemudian dikebumikan hari ini di tempat pemakaman umum di desa setempat.
"Kami amankan barang bukti berupa jerigen plastik ukuran 5 liter," tandasnya. (mar/why)
Editor : Arief