Warga sekitar yang saat itu berada persis di bawah jembatan, Rustamidi dibuat kaget. "Saya baru selesai buang air kecil. Tiba-tiba ada sosok yang jatuh di depan saya. Kaget sekali saya," ucapnya, kemarin (6/4) siang. "Saya tengok, bola matanya sudah putih semua. Darah mengucur dari mulutnya. Saya suruh beristigfar," tuturnya.
Tak berapa lama, orang-orang pun berdatangan. Termasuk sejumlah relawan. Memberikan pertolongan. Lalu membawa sosok yang terjatuh tadi ke rumah sakit.
Pertama, membawanya ke RSUD Sultan Suriansyah. Namun tak lama, dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin. Dari informasi yang dihimpun, nyawa korban yang jatuh dari atas jembatan itu berhasil ditolong.
Namun, korban diketahui mengalami banyak luka serta diduga mengalami patah tulang. Itu lantaran relawan yang tiba di lokasi juga tampak membidai bagian lengan korban.
"Saya melihat kondisi korban sebelum mendapatkan penanganan. Dagunya tampak robek, bibirnya pecah. Lengannya seperti patah. Juga bagian engkel kaki," ucap warga lainnya, Pasya.
Lantas, siapa sosok korban jatuh dari Jembatan Pekauman itu? Rustamidi menyebut korban diketahui bernama Jali. Tinggal di Kelurahan Teluk Tiram.
Berdasarkan cerita yang juga didapatnya, Jali diduga berkelahi dengan seorang rekannya. Persis di atas bibir Jembatan RK Ilir.
Dari informasi yang dihimpun di lapangan, diduga pelaku pendorong Jali adalah pemuda berinisial FI. "Keduanya diduga sama-sama dalam pengaruh mabuk lem. Nah, si Jali ini kemudian dilempar atau didorong dari atas jembatan," ungkapnya.
Informasi serupa juga disampaikan relawan unit Rescue 911 yang saat itu menangani korban di lokasi kejadian.
Lalu, bagaimana nasib si pendorong? Menurut Rustamidi, usai melakukan aksinya yang bersangkutan langsung kabur. Meski sempat dikejar warga, si pendorong tak kunjung berhasil diringkus. "Larinya cepat sekali," ujarnya.
Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Eka Saprianto mengatakan bahwa sementara ini belum ada laporan yang masuk terkait peristiwa tersebut. "Nanti saya kabari bila ada laporan yang masuk," ucapnya, ketika dihubungi melalui sambungan telepon, kemarin (6/4).
Peristiwa tersebut sempat viral di media sosial. Bahkan sempat dikabarkan bahwa korban adalah orang yang gagal melakukan percobaan bunuh diri. (war/az/dye) Editor : Arief