Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Pandu Kapal Lambat Membaca Situasi, Kapal Penumpang Tubruk Tongkang

Arief • Selasa, 14 Februari 2023 | 08:31 WIB
Photo
Photo
BANJARMASIN - Peristiwa tubrukan kapal antara kapal penumpang KM Darma Rucitra dengan tongkang BG Butun yang ditarik oleh TB MBP 2202 masih dalam proses penyelidikan Ditpolairud Polda Kalsel.

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kalsel, AKBP Leo Martin Pasaribu menyatakan jika dalam musibah tersebut tidak menelan korban jiwa maupun luka-luka. Semua hanya kerugian materiel. "Untuk kerugian materi belum bisa dihitung secara rupiah," jelasnya, kemarin (13/2).

Menurut Leo, musibah tersebut masih dalam proses penyelidikan. "Kami sekarang mendalami pidana apa yang terjadi di sana. Tunggu perkembangan selanjutnya," terangnya.

Sampai saat ini, ada beberapa saksi diperiksa. Mereka semua dari pihak KM Rucitra, seperti nakhoda dan crew lainnya. "Untuk pihak tongkang, belum. Mereka baru kami kirimkan undangan klarifikasi," ungkap Leo.

Keduanya mengalami kerusakan, baik itu tongkang maupun kapal Rucitra. Posisi Rucitra berada di kawasan Tamban. Sedangkan tongkang di dermaga laut Taboneo. Sama-sama memperbaiki kerusakan. "Untuk tongkang kerusakan samping atas air ada bolong. Begitu juga Rucitra sama," katanya.

Kabid Keselamatan Berlayar KSOP Kelas 1 Banjarmasin, Kapten Ferry Akbar menegaskan kecelakaan tersebut terjadi karena air pasang dan arus deras. "Ada human error juga sebagai biang musibah tubrukan itu," katanya.

Menurut Ferry, faktor human error yang dimaksud adalah telatnya kedua pandu kapal saat membaca kondisi alam, dan lambat mengambil keputusan saat air sudah mulai pasang.

"Kami juga menduga telatnya tugboat MBP 2202 bergerak menghindari agar tak terjadinya tubrukan dengan kapal penumpang itu, dikarenakan kondisi laju tugboat agak berat atau terhambat lantaran melawan arus," jelasnya.

Sekadar diketahui, tubrukan kapal dengan tongkang pengangkut batu bara tersebut terjadi di laut Taboneo, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (11/2) sore. KM Darma Rucitra dari Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti Bandarmasih dengan membawa penumpang dan muatan lainnya. Sedangkan tongkang menuju laut. Kapal Rucitra berhasil sandar di Pelabuhan Trisakti, dan menurunkan penumpangnya dengan selamat.(lan/az/dye) Editor : Arief
#Kecelakaan Air #kapal