Sebelumnya orang nomor satu di Kemenkumham Wilayah Kalsel itu lebih dulu melaksanakan salat zuhur berjamaah dan disambut antusias oleh santri lapas yang tak lain para narapidana.
Kemenkam Kalsel Faisol Ali menyebut bahwa para warga binaan bukan sedang menjalani hukuman, akan tetapi sedang menjalani yang namanya cobaan hidup.
"Bapak-bapak sekalian ini bukan sedang dihukum di lapas ini. Tetapi menjalani cobaan hidup. Dengan adanya ponpes ini, kiranya bapak-bapak bisa meningkatkan keimanan," sampainya.
Kakanwil Kemenkumham Kalsel yang baru 1 bulan dilantik tersebut juga memberikan apresiasi dengan kegiatan keagamaan Pondok Pesantren yang diselenggarakan oleh Lapas Amuntai."Kegiatan Ponpes Attaubah ini bagus, saya beri apresiasi, tetap lanjutkan dan tingkatkan," dukungnya.
Faisol juga mengatakan kehadiran ini dalam rangka rooad show ketingkat jajaran yang baru satu bulan menempati jabatan tersebut. "Sebelumnya di Barabai dan kemudian ke Lapas Amuntai dan lapas dan rutan yang ada di Kalsel akan dikunjungi," tandasnya.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Amuntai Jupri mengatakan kunjungan ini juga diisi dengan pembekalan para staf dengan konsep B5KB yakni berdoa, bersyukur, berfikir, bekerja maksimal, bekerja di dunia basisnya akhirat, komitmen dan terus belajar.
Sementara itu, salah satu warga binaan Amat yang dulunya buta huruf quran, setelah dapat pendidikan di ponpes At-Taubah akhirnya bisa lancar membaca Al-Qur'an. "Alhamdulillah bisa mengenal ponpes menuju tobat dalam balik jeruji," singkatnya. (mar/ij/ran) Editor : Arief