Menurutnya, banjir ini merupakan kiriman dari Kiram dan Pelaihari. “Yang di Bangkal ini air kiriman dari Kiram dan Pelaihari,” kata Deddy.
Alasannya, saat hujan Kamis kemarin, yang terkena banjir adalah Cempaka dan Sungai Tiung. Namun, dua titik itu sudah surut sore harinya.
Selain itu, arus sungai di wilayah Bangkal pun mengindikasikan demikian. “Tiba-tiba di Bangkal airnya tinggi. Berarti ‘kan ada kiriman air dari daerah lain,” ujarnya.
Kedalaman genangan air juga beragam. Ada di bawah lutut orang dewasa dan di atas lutut. “Yang dekat sungai agak dalam. Sebagian air ada yang masuk rumah juga,” tuturnya.
Evakuasi warga dan perabot rumah juga telah dilakukan. Sebagian dievakuasi ke rumah terdekat yang tidak terkena banjir.
Sebagai informasi, merujuk data Polsek Cempaka, ada dua kelurahan yang kebanjiran pada Kamis (26/1) lalu. Sebagian pemukiman di kelurahan Cempaka dan sebagian di kelurahan Sungai Tiung. Namun, air sudah surut di sore harinya.
BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini banjir di wilayah Banjarbaru, Banjarmasin, dan Banjar. Diprakirakan, musim hujan masih berlangsung sampai bulan Februari mendatang. (dza/yn/bin) Editor : Arief