Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ditikam Adik Ipar, Hendra Tewas

Arief • Senin, 26 Desember 2022 | 10:01 WIB
DISEMAYAMKAN: Hendra dibawa ke rumah duka setelah nyawanya tak tertolong. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin
DISEMAYAMKAN: Hendra dibawa ke rumah duka setelah nyawanya tak tertolong. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin
BANJARMASIN - Hendra (33) meregang nyawa di tangan adik iparnya sendiri setelah satu tikaman mematikan bersarang di dada sebelah kiri. Insiden pembunuhan itu terjadi di Jalan Padat Karya, Kompleks Perdana Mandiri Blok I Banjarmasin Utara, Minggu 25/12) sore sekitar pukul 17.00 Wita.

Pelaku Maulana Ikhsan (22) yang tinggal satu blok dan RT di Kompleks tersebut. Ikhsan ditangkap tak lama setelah kejadian.

Informasi dihimpun, istri Hendra merupakan kakak pelaku. Sore itu, Ikhsan kebetulan ada di rumah korban. Kedatangannya untuk menanyakan kepada Hendra tentang masalah keluarga yang cukup lama tak berangsur selesai. Ikhsan sering mendengarkan curhat kakaknya. Bahkan gara-gara masalah itu, kakaknya sering ribut dan menjadi sasaran kemarahan Hendra.

Sore itu, Hendra tetap saja tak menjawab pertanyaan Ikhsan. Memilih asyik bermain game. Merasa tak digubris, Ikhsan langsung naik darah. Cekcok, setelah itu Ikhsan berlari ke dapur mengambil pisau dapur.

Hendra dikejarnya hingga ke luar rumah. Ikhsan tak memikirkan lagi jika orang yang hendak dihabisinya itu ayah dari keponakanya. Hingga akhirnya korban terjatuh. Ikhsan menyerang tepat mengenai dada kiri Hendra hingga bersimbah darah di jalan kompleks.

Oleh warga dan relawan emergency, Hendra dievakusi ke RSUD dr Moch Ansari Saleh Banjarmasin. "Korban menurut keterangan saksi tewasnya dalam penanganan medis. Diduga satu tusukan mengenai jantungnya," ungkap Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara, Ipda Sudirno ketika dikonfirmasi.

Sudirno menyebut pelaku telah berhasil diamankan. Saat itu kebetulan anggota SPKT sedang di lokasi kejadian rumah roboh akibat diterpa angin. Tak lama berada di lokasi rumah roboh, menerima laporan. Pelaku saat itu sempat berusaha kabur setelah melihat kedatangan polisi. "Motifnya masih kami dalami. Ditenangkan dulu, baru kami periksa. Pelaku adik ipar korban," jelasnya.(lan/gr/dye) Editor : Arief
#Pembunuhan