"Masih kami buru keberadaan pelakunya," ungkap Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat, Ipda Hendra Agustian Ginting, kemarin (18/11).
Disebut Ginting, kasus ini menjadi atensi pihaknya usai menerima laporan peristiwa tersebut. "Lambat laun pasti akan kami temukan keberadaannya. Kami tangkap," tegas Ginting Keponakan korban, Rio (20) berharap kepolisian bisa menemukan keberadaan pelaku. "Semoga polisi dapat menangkap. Supaya dia jera," ucapnya kepada Radar Banjarmasin. Rio juga mengungkapkan jika kondisi sang paman Berti Uliat masih mengalami syok.
Diwartakan sebelumnya, Berti Uliat menjadi korban penganiayaan. Pria lanjut usia ini menderita luka di pergelangan tangan dan jarinya akibat diparang pelaku yang merupakan warga sekitar.
Pelaku diketahui bernama Agus, warga RT sebelah. Sedang kesal dengan gonggongan anjing milik warga sebelah rumahnya yang berpagar tembok. Pelaku ini sering memancing di kolam tambak ikan rumah tetangganya itu. Padahal sudah ditegur berkali-kali karena tambak itu milik pribadi.
Di lingkungan setempat, Agus dikenal sering meresahkan. Sering mabuk. Bahkan tetap tak peduli dengan teguran pemilik kolam. Setiap hari dipancingi. Dia nekat naik tembok, dan berdiri di atasnya memancing.
Siang itu kebetulan Berti mendengar suara gaduh. Lalu menengok dari teras rumah. Pelaku ini langsung menegur agar jangan ikut campur. Korban penasaran, tetap berdiri di teras rumah. Lalu didekati pelaku, dan diserang dengan senjata tajam.(lan/gr/dye)
Editor : Muhammad Helmi