Sebuah mini bus dengan nopol DA 1069 CI, mengalami rusak di bagian moncongnya. Akibat beradu dengan mobil BPK Generasi 08. Unit armada BPK ini mengalami penyok pada pintu bagian kiri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mini bus itu dikemudikan Sabrina (41) warga Kompleks Mahligai Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.
Lalu, di dalam mini bus itu pula juga ada dua penumpang lainnya. Seorang perempuan dan seorang bocah.
Sedangkan mobil BPK Generasi 08 itu, dikemudikan Rizki (21). Melaju, mengejar musibah kebakaran di kawasan Tatah Pemangkih, Kabupaten Banjar.
Nahas, baru beberapa kilometer berangkat dari markasnya di kawasan Cempaka Putih, mobil yang dikemudikannya justru mengalami kecelakaan.
"Hasil pemeriksaan sejumlah saksi, mobil BPK ini melaju dari dalam kota menuju arah Kuliner Baiman," jelasnya Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banjarmasin, Iptu Indra Permadi, kemarin (10/11).
"Sedangkan mini bus ini, datang dari arah luar kota menuju dalam kota," tambahnya.
Menurut Indra, posisi trafic light saat itu sudah berada pada hijau. Sehingga mobil mini bus itu pun tetap jalan.
Namun saat itu, rupanya datang sebuah mobil BPK, yang menikung menuju arah lingkar Dalam Utara.
Tak pelak, tabrakan pun terjadi.
"Pengemudi mini bus syok berat, juga mengalami luka. Dua penumpang lainnya, juga mengalami luka dan menjalani penanganan medis di RS Bhayangkara," jelas Indra.
Sejauh ini, pemeriksaan masih berlangsung bagi kedua pihak. Kedua unit yang terlibat kecelakaan juga sudah diamankan di Polresta Banjarmasin.
Dari hasil pemeriksaan sementara pengemudi mobil BPK sudah mengantongi izin mengemudi.
"Kami masih melakukan pemeriksaan mendalam," tekannya.
Terlepas dari hal itu, Indra mengingatkan agar para relawan juga mementingkan keselamatan saat berkendara, atau pun mengemudi. Baik untuk keselamatan diri sendiri sendiri maupun orang lain.
"Begitu pula sebaliknya. Pengguna jalan, ketika mendengar sirene atau pun mengetahui adanya mobil BPK atau kendaraan yang diprioritaskan di jalan raya, sebaiknya memelankan kendaraannya atau atau menepi sebentar," imbaunya.
"Perstiwa kecelakaan yang sudah-sudah, jangan sampai terulang lagi. Jangan sampai niat baik, justru berujung masalah baru," pesannya. (war)
Editor : Muhammad Helmi