Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Delapan Tiang Lampu Digondol Maling, Jalan Menuju Venue MTQ Terancam Gelap

Muhammad Helmi • Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:48 WIB
Photo
Photo
BANJARBARU - Delapan unit penerangan jalan umum (PJU) di jalur menuju venue MTQ Nasional di Desa Kiram Kabupaten Banjar dirusak. Tak cukup dirusak, sejumlah perangkat juga dicuri.

Pencurian baru diketahui Dinas Perhubungan Kalsel pada Senin (8/8) sore. Setidaknya ada lima titik PJU yang dipastikan rusak dan perangkatnya dicuri. Lokasinya di Poros 25 Kiram.

Padahal, PJU-PJU ini dipasang untuk menyambut rombongan MTQ yang digelar Oktober mendatang. Maklum, kondisi jalan menuju Kiram sebagai masih gelap gulita.

Kasi Sarana dan Prasarana Lalu Lintas Jalan Dishub Kalsel, Ihda Wardari menyebut ada lima PJU yang dicuri. Sebelumnya, di area yang sama, juga ada tiga PJU yang raib.

"Kami pasang sekitar Mei dan Juni lalu untuk persiapan MTQ. Jadi jalan-jalan yang masih gelap perlu diberi penerangan. Total ada 190 titik PJU yang sudah terpasang," ujarnya kepada Radar Banjarmasin.

Kecurigaan pencurian itu menguat setelah menerima laporan Babinsa setempat. Bahwa PJU-PJU itu sudah dirobohkan dan bagian panel suryanya dibongkar.

"Mereka (pencuri) mengincar baterai lithiumnya. Tapi beberapa part panel surya juga hilang. Selain mencuri, mereka juga merobohkan tiangnya, sehingga tidak bisa digunakan lagi," katanya.
Jika dinominalkan, satu unit baterai yang dicuri sekitar Rp9 juta. Harga perangkat lainnya bervariasi. Yang jelas, satu set PJU itu ditaksir seharga Rp36 juta.

Artinya, kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta. Sebab, ini model PJU terbaru. Diklaim lebih canggih karena bisa terintegrasi secara smart system.

"Kami sudah belajar dari pencurian tiga PJU lalu. Sudah ada peningkatan pengamanan. Sekarang baterainya ditanam satu paket dengan panel surya, sebelumnya terpisah. Tapi tetap saja dicuri," kesalnya.

Pencurian pertama sudah dilaporkan ke Polres Banjar. Yang kedua pun pasti turut dilaporkan.

"Tidak bisa dibiarkan, ada perusakan sekaligus pencurian. Selain kerugian materil, tentu ini merugikan pengguna jalan di sana, apalagi yang dicuri di titik jalan yang sangat sepi dan gelap," klaimnya.

Mengatasinya, Ihda masih menunggu instruksi atasan. Apakah langsung diganti dengan yang baru atau ada solusi lain.
"Kami sedang menuju lokasi untuk mengecek secara detil apa saja yang rusak dan dicuri. Jika memungkinkan diperbaiki, akan diperbaiki secepatnya," pungkasnya. (rvn/gr/fud) Editor : Muhammad Helmi
#Lampu Jalan #maling