Uang di Kafe Gazebo Pinggir Sungai (GPS), persis di samping jembatan Alalak II, berhasil diembat maling.
Cerita Junet (22), karyawan, kejadian berlangsung singkat. Pelaku setelah memasuki area kafe, mencoba menuju arah belakang bangunan. Tak lama dia kembali dan menuju ruang kasir.
"Di ruang kasir dia sempat obrak-abrik laci dan lemari. Tetapi tidak menemukan apa-apa," ungkapnya.
Dalama aksi itu, ada dua kamera pengintai yang sempat merekam pelaku. Namun ketika memasuki area dapur dan kamar, kebetulan CCTV sedang bermasalah.
Pelaku lalu masuk ke kamar karyawan yang disedikan tempat tinggal di sana. Kebetulan pintu lupa terkunci, sehingga memudahkan pelaku menyatroni.
"Uang yang dicuri Rp366 ribu saja. Uang itu buat kasir untuk kembalian kepada pengunjung," ucapnya.
Sang maling juga sempat mengembat smartphone dua karyawan lain. Namun, tak dibawa dan diletakkan di dekat dapur.
"Padahal, dia masuk kamar dan salah satu smartphone teman saya diambilnya," bebernya.
Dalam rekaman itu terlihat jelas wajah dan ciri-ciri pelaku. Ia punya tato di pergelangan tangan sebelah kiri. Usianya terlihat masih muda.
"Tak kenal dengan pelaku. Untuk laporan polisi belum sih, tetapi rencana ada. Kami sengaja memviralkan video melalui sosial media," ujarnya.
Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Utara, Ipda Sudirno, mengaku belum ada menerima laporan itu. "Dari pagi hingga sore belum ada laporan yang masuk," katanya.(lan)
Editor : Muhammad Helmi