Perempuan berusia 42 tahun yang tinggal di kawasan Dharma Bakti, Banjarmasin Timur itu tiba di Bandara Syamsuddin Noor Banjarbaru, pukul 10.30 Wita tadi pagi.
Begitu tiba di bandara, para korban arisan ternyata sudah bersiap menyambut kedatangan terduga kasus penipuan dan penggelapan ini.
Uniknya mereka sudah menyiapkan kalung yang terbuat dari sendal swalow bekas untuk dikalungkan ke leher Febri. Untunglah, niat mereka gagal lantaran terhalang penjagaan petugas.
Ilham Fikri kuasa hukum para korban ikut menanti kedatangan Febri. Ia mengungkapkan bahwa laporan kasus ini sebulan lebih masuk ke kepolisian."Untuk laporan ini ada 9 orang, kerugian mencapai Rp1,5 miliar," ungkapnya.
Sebelumnya kasus ini viral di media sosial karena beberapa orang korban merasa dirugiian. Hebohnya mereka membuat sayembara berhadiah untuk menangkap Febri.
Ditkrimum Polda Kalsel kemudia langsung melakukan pelacakan terhadap terlapor. Febri diketahui berada di sebuah apartemen di kota Malang.(lan/by/ran)
Editor : Arief