Puluhan pengendara yang terjaring tersebut, merupakan masyarakat yang belum melakukan vaksinasi Covid-19. Mereka tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksin maupun kartu vaksin pada petugas.
Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan SIK, melalui Kabag Ops, Kompol Heru Setiawan mengatakan, ini untuk mempermudah masyarakat yang belum vaksin dengan berbagai alasan.
Giat razia kartu vaksin yang digelar Polres Hulu Sungai Utara, dalam upaya mempercepat penyaluran vaksinasi kepada masyarakat.
"Untuk capaian dosis pertama di Kabupaten Hulu Sungai Utara 79.29 persen sedangkan untuk dosis kedua 43.23 persen," kata Kompol Heru.
Untuk vaksin yang sediakan ada vaksin untuk dosis pertama, dosis kedua dan vaksin booster atau vaksin ketiga.
"Kebetulan hari ini, Senin (7/3) sampai Senin (14/3) juga melakukan Operasi Keselamatan Intan 2022, jadi kita semua fokus menuju percepatan vaksinasi." imbuhnya.
Heru juga mengajak kepada seluruh masyarakat yang masih belum melakukan vaksin agar secepatnya melakukan vaksinasi guna memutus mata rantai pandemi Covid-19 dan meningkatkan kekebalan tubuh atau herd immunity.
"Pada masyarakat silakan untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi ke fasilitas-fasilitas kesehatan tersedia, jadi jangan segan-segan untuk vaksinasi. Kita juga persiapkan ketika nanti ada pelaksanaan razia untuk vaksin di tempat." jelasnya.
Rahman, salah satu pengendara mengatakan, sempat kaget ada razia. Setelah mengetahui razia vaksin, dirinya sedikit lega, sebab dirinya sudah vaksin dan memiliki aplikasi pedulilindungi.
"Kaget sih, tapi kendaraan lengkap begitupun sertifikat vaksin ada," ungkapnya.
Pelaksanaan razia vaksin ini juga dihadiri Kasat Lantas AKP Jamadiano dan diikuti petugas gabungan yang terdiri dari personel Polres HSU, Kodim 1001 dan Dinas Kesehatan HSU. (mar) Editor : Arief