Seperti Selasa (22/2) malam, para korban memasangi baliho di depan rumah yang baru dibeli ibu muda satu anak itu di lokasi yang sama Kompleks Grand Nuriz nomor N-3, Jalan Pramuka Pembina IV, Banjarmasin Timur.
Berlanjut mereka menyasar tempat usaha kecilnya di Kota Lama Jalan Hasanuddin HM Banjarmasin Tengah, Rabu (23/2) siang ini kembali mereka memasang baliho yang sama di depan kafenya Santaichan.
Baliho itu bertuliskan "Kembalikan uang Member Miliyaran Rupiah Wahai Ame bandar arisan @arisanupdet by Bucan (Budak arisan) teramanah 4 tahun since 2017.
"Ini agar menjadi sanksi sosial bagi dia, dan yang kami harapkan dipasangnya spanduk itu, maka para keluarga,teman atau siapapun yang sedang menyimpan aset Ame,atau mengetahui keberadaan asetnya dapat segera melaporkan dan menyerahkan ke pihak berwajib agar dapat dikembalikan kepada para korban yang memiliki hak," ucap Adel mewakili para korban, Rabu (23/2).
Disebut Adel, pihak korban telah mengetahui kalau keluarga Ame maupun orang-orangnya maasih bisa beraktivitas di Santaichan.
"Semoga dipasang ini dapat dilihat oleh mereka dan mempertanggung jawabkan perbuatannya," tandasnya.(lan) Editor : Muchlisin Asy'ari