Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Aksi Demo di Pelabuhan Batal, Kapolresta: Jangan Kirim Surat Pengecut!

Arief • Rabu, 23 Februari 2022 | 09:09 WIB
MAIN HAPE: Aparat sudah menjaga ketat Pelabuhan Trisakti. Tapi pendemo yang ditunggu tak kunjung datang. | FOTO: ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN
MAIN HAPE: Aparat sudah menjaga ketat Pelabuhan Trisakti. Tapi pendemo yang ditunggu tak kunjung datang. | FOTO: ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN
BANJARMASIN - Aksi unjuk rasa oleh sopir truk dan buruh pelabuhan kemarin (22/2) pagi tinggal rencana.
Pantauan Radar Banjarmasin di kawasan Pelabuhan Trisakti, hanya tampak orang-orang berkumpul di tepi jalan menonton.

Menonton ratusan polisi yang sudah bersiaga. Berjaga, lengkap dengan mobil water canon.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana Atmojo Martosumito mengatakan, surat pemberitahuan demo itu tak jelas.

"Isinya hanya seruan aksi pada tanggal ini. Tanpa menyertakan siapa penanggungjawab atau koordinator lapangannya," jelasnya.

"Yang membuat surat ini rupanya pengecut. Kalau pemberani, datang saja ke tempat saya," tambahnya.

Seruan aksi mogok itu beredar di media sosial. Menyusul masih maraknya pelangsiran solar bersubsidi di SPBU-SPBU.

Para sopir menagih janji kepolisian dan Pemprov Kalsel. Yang disebut belakangan pernah berjanji akan membagikan kartu penjatahan solar.

Kembali pada Sabana, ia menegaskan tak pernah melarang penyampaian aspirasi damai. Tapi ia mengingatkan adanya aturan main.

Dan pelabuhan termasuk objek vital yang dilarang menjadi lokasi unjuk rasa. Apalagi pemogokan yang bisa mengganggu perekonomian.

Lalu, surat pemberitahuan harus disampaikan tiga hari sebelum aksi digelar. "Makanya demo hari ini saya nyatakan tidak ada," tegasnya.

Diingatkannya, gara-gara Omicron, pandemi covid kembali mengganas. Dan status Banjarmasin sudah dinaikkan ke PPKM level 3. Maka ini semestinya menjadi pertimbangan menggelar demo yang mengumpulkan orang banyak.

Dia juga meminta para sopir truk dan buruh pelabuhan tak mudah terprovokasi. "Mari ciptakan suasana kota yang kondusif," imbaunya.

Sampai berita ini ditulis, Ketua Ketua Asosiasi Komunitas Sopir Indonesia (AKSI) Kalsel, Bambang Supriyono belum bisa dikonfirmasi. Pesan singkat dan panggilan telepon tak direspons. (gmp/at/fud) Editor : Arief
#Solar #Demo SOpir