Pantauan Radar Banjarmasin di lokasi, relawan kesulitan menemukan sumber air. Perlu satu jam sampai api benar-benar bisa dipadamkan.
Data sementara yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, tujuh bangunan terbakar. Dari ruko tiga lantai hingga indekos empat pintu.
Sayangnya, musibah kali ini juga menuntut korban jiwa. Seorang bocah berumur tujuh tahun berinisial RL ditemukan tewas terpanggang.
"Kami cari-cari tidak ada. Dikira sudah keluar dari rumah. Ternyata masih di dalam," ungkap paman korban, Rudi.
Diceritakannya, sehari-harinya RL tinggal bersama sang kakek. Ketika api mengamuk, kakeknya sedang berjualan di Pasar Sentra Antasari, persis di seberang lokasi kebakaran.
Jenazah kemudian dievakuasi ke kamar pemulasaran jenazah Rumah Sakit Ulin.
Korban kebakaran lainnya, Askuri mengaku sedang sibuk di warung dan istrinya juga sedang berada di luar rumah ketika kontrakannya terbakar.
"Saya baru tahu ada kebakaran dari cerita keponakan. Cuma sempat menyelamatkan dokumen-dokumen penting," ungkapnya.
Selama pemadaman, di tengah kerumunan relawan damkar, tiba-tiba seorang perempuan berteriak histeris.
Dia kemudian limbung dan tak sadarkan diri. Rupanya, perempuan ini hendak memaksa menerobos ke rumah yang terbakar.
"Kan berbahaya, jadi diamankan oleh relawan. Eh tahu-tahu malah pingsan," kata Supian, saksi mata.
Terpisah, koordinator Rescue Mobile BPBD, Akhdiat Yosida mengatakan, saking sulitnya mencari air, ada relawan yang sempat menyedot air dari tandon masjid setempat.
"Syukurlah di kawasan itu ternyata ada dua buah hidran," ujarnya.
Hambatan lainnya, gang yang terlalu sempit untuk dilewati. Apalagi lebih banyak warga yang menonton ketimbang menolong, semakin sesak saja.
"Miris melihatnya. Andai cuma berdiri di pinggir tak apa-apa. Tapi yang menonton juga berada di tengah-tengah kerumunan," kisahnya.
Perihal korban jiwa itu, mayat bocah itu ditemukan saat pembasahan. "Sebelumnya, ada seorang kakek yang kebingungan mencari-cari cucunya," tuturnya.
"Bocah itu ditemukan di atas kasur. Diduga saat kebakaran terjadi ia sedang tertidur. Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban," tutupnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah, Iptu I Gusti Ngurah Utama Putra mengatakan penyebab kebakaran masih diselidiki. Para saksi masih dimintai keterangan.
"Belum bisa disimpulkan apa asal muasal kebakaran, kami tidak berani menyimpulkan sekarang," jawabnya. (war/lan/at/fud) Editor : Arief