PELAIHARI - Tak dapat dipungkiri lagi jika kawasan Gunung Kayangan Kota Pelaihari masih belum dinyatakan aman. Terbukti salah satu pengendara berinisial WL, warga Kecamatan Batu Ampar menjadi korban pembegalan, Minggu (7/10).
Berdasarkan penuturan korban saat melaporkan kejadian ini ke SPKT Polres Tala, Senin (8/10), saat itu dirinya sedang menggunakan sepeda motor beristirahat di belakang Tugu Perahu atau Tugu Adipura, sekitar pukul 10.00 Wita, selepas mengambil uang di Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kawasan Liang Anggang Banjarbaru.
Setelah berada di lokasi tempat beristirahat, dirinya didatangi oleh orang tak dikenal, mengaku sebagai sopir yang sedang kerusakan mobil. Namun diduga korban, sosok laki-laki itu datang tidak sendiri, tetapi ada dua orang lagi bersamanya. Tetapi lokasi parkir teman pelaku agak lumayan jauh.
“Yang memalak saya hanya satu orang, dari kejauhan ada dua orang lagi,” jelasnya.
Saat pelaku meminta uang, korban merasa terancam akan dilukai dengan senjata tajam yang ada di pinggangnya, dan pelaku juga mengaku baru tiga minggu keluar dari penjara di Batulicin dengan kasus menghilangkan nyawa orang.
Melihat posisi seperti itu, akhirnya uang Rp260 ribu yang ada di dompetnya ludes, bahkan uang sebesar Rp800 ribu untuk dana kampanye juga hilang. “Saya tak ingin kejadian ini menimpa orang lain, saya lapor polisi,” tegasnya.
Akhirnya WL melaporkan kejadian ini ke Polres Tala, melalui SPKT dan mendapat respons langsung oleh aparat untuk dilakukan olah TKP. Barang bukti yang mempermudah upaya kepolisian mengungkap pelaku sudah diserahkan. (ard)
Editor : Arief