Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

INI Wajah Maling Tas di Masjid Hasanuddin Madjedi

Muhammad Helmi • Sabtu, 28 April 2018 | 10:28 WIB
ini-wajah-maling-tas-di-masjid-hasanuddin-madjedi
ini-wajah-maling-tas-di-masjid-hasanuddin-madjedi

BANJARMASIN – Salat subuh berjemaah di Masjid Hasanuddin Madjedi, kemarin (27/4), berubah dari suasana khusyuk menjadi geger. Dua muslimah yang sedang beribadah kehilangan tas. Dari pengecekan CCTV, barang jemaah itu dicuri orang.


Kamera pengintai merekam gerak-gerik seorang lelaki tak dikenal. Si maling rupanya tak menyadari. Masjid di Jalan Hasan Basry itu sudah memasang CCTV di setiap sudut ruangan masjid.


Dalam rekaman itu, pelaku mengenakan baju dan celana serba hitam. Dia turun dari lantai dua ke lantai dasar. Mengendap-endap memasuki area shaf perempuan yang dipisahkan oleh tabir pemisah.


Pelaku memilih lantai atas untuk memantau situasi. Sekaligus menetapkan target incaran. Kebetulan, setiap Jumat di masjid ini dilaksanakan salat sajadah. Sehingga salat subuh menjadi lebih lama. Pelaku pun leluasa untuk beraksi.


Rekaman ini kemudian menyebar luas di media sosial. "Dari rekaman itu, tampak jelas pelaku mengambil tas milik dua jemaah. Satu jemaah asal Kapuas, satu lagi asal Banjarmasin," kata Akhmad Kusairi, pengawas masjid.


Masih dari rekaman yang sama, pelaku kemudian keluar dari pintu masjid yang berdekatan dengan tempat wudhu.


Muazin masjid, Ansari, mengaku istrinya sempat melihat pelaku. Namun, tak ada sedikit pun rasa curiga. Dia mengira si pelaku adalah karyawan masjid biasa.


"Istri saya sempat melihat wajah pelaku. Dia mengira petugas kebersihan masjid. Jadi tak curiga sama sekali," tambah Ansari.


Lalu, siapa kedua korban ini? Kusairi mengaku tak tahu. Dia mengetahui agak siang, setelah mendapat laporan dari petugas keamanan masjid. Bersama pengurus masjid lainnya, peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsekta Banjarmasin Utara.


Ternyata, sebelum pihak masjid melapor ke polisi, korban sudah lebih dulu melapor. Kasi Humas Polsekta Banjarmasin Utara, Aiptu Sugiharto membenarkan masuknya laporan tersebut. "Masih kami selidiki," ujarnya. (gmp/at/fud)

Editor : Muhammad Helmi