Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Berawal dari Ajakan Guru, Frisca Wednesty Octavie Kini Jadi Atlet Anggar Berprestasi

M Idris Jian Sidik • Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:09 WIB
Frisca Wednesty Octavie
Frisca Wednesty Octavie

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Frisca Wednesty Octavie bukan nama yang mudah dilupakan. Di panggung hiburan, suaranya dikenal sebagai vokalis yang memukau. Di podium Nanang Galuh Banjar, wajahnya pernah menjadi representasi kecantikan dan budaya Banua.

Kini, di balik topeng pelindung dan dengan senjata floret di tangan, ia adalah atlet anggar yang sedang menapaki jalur prestasi dengan langkah yang semakin mantap.

Siapa sangka perjalanan anggar Frisca dimulai bukan dari passion yang sudah lama tersimpan, melainkan dari sebuah ajakan sederhana. Guru Pendidikan Jasmani di SMAN 7 Banjarmasin, Istiqlal, adalah orang pertama yang membuka pintu itu.

“Awal mulanya diajak oleh Pak Istiqlal untuk bergabung di cabor anggar Kota Banjarmasin. Dari situ saya mulai mencari informasi di internet tentang anggar. Termasuk berbagai prestasi anggar di Kota Banjarmasin yang terlihat di media, itu membuat saya semakin yakin bahwa saya bisa berkembang,” cerita Frisca.

Ketertarikannya semakin kuat ketika ia mulai memahami esensi dari olahraga yang satu ini. “Anggar adalah olahraga bela diri modern yang keren dan unik, bermain dengan sebuah pedang, dibarengi ketangkasan dan refleks yang kuat dalam membaca pergerakan lawan,” ujarnya

Pada November 2024 ia baru memulai latihan. Namun, kurang dari enam bulan berlatih di bawah bimbingan Coach Zurkani, Coach Ramadhani, dan Coach Joko, ia sudah turun ke pertandingan pertamanya di Kejuaraan Provinsi Anggar Kalsel 2025. Mengejutkan, ia langsung meraih medali perunggu bersama tim di kategori Beregu Floret Putri.

Itu baru awal. Momentum terbesar datang ketika ia dipercaya membela Kota Banjarmasin di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025 di Tanah Laut. Ajang ini ia sebut sebagai pencapaian paling berkesan dalam kariernya. Di sana, Frisca dan rekan-rekannya melangkah lebih jauh dan merebut medali perak di kategori Beregu Floret Putri.

Terbaru, pada 15 Mei 2026, Frisca kembali naik podium. Namun, kali ini secara individu dengan meraih medali perak di kategori Junior Floret Putri dalam Kejuaraan Anggar Walikota Cup Banjarmasin 2026. “Sejak dari pertandingan pertama itu saya makin semangat berlatih. Dan alhamdulillah kemarin saya meraih juara 2 kategori Junior Floret Putri di Walikota Cup,” ucapnya.

Untuk diketahui, jauh sebelum mengenal anggar, nama Frisca sudah dikenal di jagat budaya Banjarmasin. Pada 2023, ia meraih gelar Galuh Banjar Persahabatan. Sebuah pengalaman yang ia akui memberikan perubahan luar biasa dalam cara ia memandang diri sendiri dan berinteraksi dengan orang lain.

“Banyak sekali perubahan luar biasa yang saya rasakan. Ini merupakan perjalanan untuk meningkatkan relasi, mengenal, dan membangun diri untuk terus yakin dengan kemampuan yang kita miliki,” tuturnya

Kini, menjalani dua peran sekaligus, sebagai atlet anggar dan figur publik yang aktif manggung sebagai vokalis, Frisca mengakui tantangan terbesarnya adalah manajemen waktu. Tapi ia tidak pernah mengeluh. “Walaupun hectic, saya tetap menikmati setiap proses yang saya lalui,” katanya.

Ia juga menemukan kesamaan mendalam antara dunia olahraga dan ajang Nanang Galuh. “Keduanya sama-sama membutuhkan kedisiplinan tinggi, melatih ketahanan mental untuk selalu fokus pada tujuan, membangkitkan kepercayaan diri, dan tetap bersaing secara sehat,” imbuhnya.

Di balik semua pencapaian yang telah ia raih, Frisca selalu menunjuk satu nama. Sang ibu. Sosok itulah yang paling menginspirasi dan menjadi kekuatan terbesarnya di setiap momen ketika semangat hampir padam. “Selalu saya ingat pesan dari Mama saya. ketika karakter, empati, dan kita mampu memperlakukan orang lain dengan baik, insya Allah kebaikan pun akan datang beriringan kepada kita,” ujarnya.

Frisca tidak menyembunyikan ambisinya. Target terdekat yang ia bidik adalah lolos seleksi PON XXII 2028. Ini sebuah impian besar yang ia kejar dengan kerja keras sejak hari pertama mengangkat senjata floret. “Targetnya saat ini bisa mengikuti seleksi PON XXII 2028,” ujarnya mantap.

Kepada perempuan-perempuan muda Banua yang sedang ragu untuk melangkah, Frisca meninggalkan pesan yang lahir dari pengalamannya sendiri. “Kuat bermimpi, kuat juga usahanya. Fokus pada tujuan kita, jangan hiraukan komentar negatif orang lain yang bikin kita down. Hadirnya atlet perempuan muda membuktikan bahwa kekuatan fisik, ketahanan mental, dan kepemimpinan bukanlah milik satu gender saja,” pesannya.

Editor: Oscar Fraby

Editor : Arief
#Anggar #kalimantan selatan #banjarmasin #Perempuan #atlet