BATULICIN - Bagi Dwi Astrianingsih, karier bukan sekadar soal pencapaian. Ia memaknainya sebagai proses panjang belajar bertanggung jawab, berdamai dengan tekanan, dan tetap setia pada diri sendiri. Proses itu ia jalani di PT Air Minum Bersujud sejak 2007. Dimulai dari posisi operasional hingga akhirnya dipercaya menduduki jabatan Manajer Umum dan Keuangan.
Perempuan berusia 38 tahun itu menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu. Ia kemudian meraih gelar Sarjana Administrasi Publik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dari Universitas Terbuka.
Dwi memilih membiayai pendidikannya sendiri agar tak membebani orang tua. “Saya bekerja dulu, baru kuliah. Saya ingin mandiri,” ujarnya.
Memulai karier dari level dasar membuatnya memahami ritme kerja, disiplin, dan proses bisnis perusahaan secara menyeluruh. Sejumlah pelatihan dan bimbingan teknis yang difasilitasi perusahaan memperkuat kompetensinya, khususnya di bidang administrasi, keuangan, dan manajemen.
Konsistensi, integritas, dan kemauan untuk terus belajar menjadi modal utama dalam perjalanan kariernya. Hingga pada 2021, Dwi dipercaya mengemban amanah sebagai Manajer Umum dan Keuangan. Jabatan ini membuatnya membawahi tiga bidang sekaligus. Umum, kepegawaian, dan keuangan.
Konflik kepentingan antarbagian, beban keputusan yang tak selalu populer, risiko keuangan dan audit, hingga manajemen waktu adalah ujian sehari-hari. Tidak semua keputusan bisa menyenangkan semua pihak. “Menolak usulan atau menertibkan disiplin pegawai adalah bagian dari tanggung jawab, meski sering tidak populer. Tapi berbagai tantangan justru menjadi sarana pembelajaran,” katanya.
Sebagai perempuan, tantangan yang dihadapi tak hanya bersifat teknis. Ketegasan kerap dilabeli “galak”, sementara empati dianggap kelemahan. Dwi memilih fokus pada konsistensi dan hasil kerja. “Yang penting keputusan benar dan sesuai aturan,” imbuhnya.
Di tengah kesibukan, ia tetap memberi ruang bagi dirinya sendiri. Bernyanyi yang menjadi hobinya menjadi cara Dwi melepas penat. Melalui ajang Porda PDAM se Kalsel, ia beberapa kali meraih juara lomba vokal dan menjadi wakil provinsi di tingkat nasional. Pengalaman itu merupakan ruang belajar dan berbagi dengan insan PDAM dari berbagai daerah.
Baginya, pencapaian terbesar adalah kepercayaan pimpinan. Ia bangga dapat ikut membenahi ketertiban administrasi dan mendorong koordinasi lintas bagian agar lebih transparan dan akuntabel.
Momen paling mendalam yang mengubah cara pandangnya pernah ia rasakan. Salah satunya kepergian sang ibu. Peristiwa itu mengajarkannya untuk lebih kuat, dewasa dalam mengambil keputusan, dan tak mudah goyah.
Ke depan, Dwi menaruh harapan besar pada PT Air Minum Bersujud. Ia ingin perusahaan terus tumbuh sehat dan berkelanjutan, memperluas pemerataan layanan air bersih hingga ke pelosok, serta meningkatkan kesejahteraan karyawan. Di internal, ia menargetkan sistem pelaporan keuangan yang semakin cepat, akurat, dan terintegrasi di seluruh unit.
Kepada perempuan muda yang ingin berkarier di bidang keuangan atau sektor publik, ia berpesan agar terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, percaya diri, tidak takut belajar dari kesalahan, serta tetap mencintai keluarga. “Keberhasilan sejati adalah ketika karier, nilai, dan kehidupan pribadi bisa berjalan seimbang,” tutupnya.
Nama: Dwi Astrianingsi
Hobi: traveling, ziarah, bernyanyi
Kelahiran: 9 Januari 1988
Buku Favorit: The Power of Jalur Langit