Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Lisa Anisa: Dari Galuh Cilik, Berkarir di Funding Bank, Ingin Berkontribusi Untuk Masyarakat

Endang Syarifuddin • Sabtu, 22 November 2025 | 19:49 WIB
Lisa Anisa
Lisa Anisa

BANJARMASIN – Tidak semua mimpi itu direncanakan. Kadang justru datang dari jalan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Itu yang dialami Lisa Anisa. Perempuan kelahiran Banjarmasin 29 Juli 1999 yang kini berprofesi sebagai Funding (staf pemasar dana) di salah satu bank di Banjarmasin.

Wajahnya tidak asing di dunia panggung pertunjukan di Kalsel, khususnya di Banjarmasin. Gelar terakhirnya adalah Putri Pariwisata Ekonomi Kreatif Provinsi Kalsel 2025. Di luar jam kantor, dia juga young entrepreneur bidang investasi, aktif sebagai protokoler di tempat kerja. Dan ini yang jarang orang tahu, dia juga freelance model dan talent di berbagai beauty platform di Kalsel.

“Dulu saat lulus SMA, daftar STTD Palembang. Tapi duluan lulus tes bank, jadi batal kedinasan. Tidak pernah terbayang bertahan di dunia perbankan sejauh ini. Tapi justru di sini saya menemukan passion,” tuturnya.

Perjalanan perempuan yang akrab disapa Icha itu di dunia pageant sejak masik kecil. Mulai umur 5 tahun dia sudah mulai aktif. Pada tahun 2005 dia ikut Nanang Galuh Cilik Banjarmasin. Dari sana, dunia baru terbuka. Bertemu orang baru, pengalaman baru, pengetahuan baru. Modalnya cuma satu. Dia memang nyaman bicara, basic komunikasinya kuat.

Di kesibukannya sekarang dia mengaku memang tidak mudah. Tantangannya pun tak gampang. Dunia bank sebutnya penuh dengan target. Sedangkan dunia pageant full waktu untuk latihan. Dua-dua berlomba dengan jam. Tapi dia selalu pegang satu kalimat. “Jalani saja, nanti pasti akan terlewati semua,” ucapnya.

Berkarier di perbankan, dia harus jauh dari kota kelahirannya. Icha ditempatkan di cabang terjauh, Sengayam. “Selesai dinas di sana, langsung on duty ke kabupaten lain. Sampai Banjarmasin lagi, langsung masuk kantor pagi. Capek, tapi seru,” kenangnya bercerita.

Tentang prinsip hidup, dia memilih seperti kupu-kupu. Sebab untuk bisa indah terbang, ada proses telur-ulat-kepompong yang panjang. Tapi tetap optimis, apa yang sudah dikerjakan dengan ikhlas akan membuahkan hasil yang optimal. Dan kunci Lisa ada dua. Berani mencoba, berani keluar dari zona nyaman.

Dia mengingat kata-kata Bung Karno,  ‘bermimpilah setinggi langit. Kalau jatuh, jatuhnya di antara bintang-bintang’. "Always be yourself and believe in yourself. Usaha tidak akan mengkhianati hasil,” imbuhnya.

Tahun ini dia menargetkan kontribusi maksimal untuk pencapaian perusahaan, sekaligus ingin membawa dampak untuk masyarakat Kalsel. Misinya sederhana tapi relevan: mempromosikan UMKM Kalsel lewat platform pribadinya lewat tagar #LisaInAction. “Definisi sukses bukan cuma soal jabatan atau kekayaan. Ada hal yang lebih sederhana, yaitu menularkan kebahagiaan pada orang lain,” tutupnya.

Editor: Oscar Fraby

Editor : Arief
#for her #Bank #Nanang Galuh