Di sudut kota kecil Amuntai, ada seorang gadis yang langkahnya selalu penuh keyakinan. Namanya, Rahmawati Darma. Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Amuntai yang menjadikan kegiatan menulis sebagai cara berbicara kepada dunia.
Rahma duduk di semester lima Program Studi Administrasi Publik. Di sela padatnya perkuliahan, ia masih menyempatkan diri menulis, membaca, melukis, hingga menonton film. Semua menjadi bahan bakar semangatnya. “Saya selalu berpegang pada satu hal, berani ambil risiko dan jangan takut memulai sesuatu yang baru,” ujarnya, lantas tersenyum.
Rahma tak pernah lepas dari buku catatan kecil yang selalu dibawa. Di dalamnya, tersimpan potongan ide dan kalimat acak. Kelak menjelma menjadi tulisan-tulisan penuh makna. “Menulis membuat saya bebas mengekspresikan pikiran, dan melatih kemampuan berpikir kritis,” katanya.
Dari kegemarannya itu, Rahma menorehkan banyak prestasi. Ia meraih Bronze Medal di 3rd International Youth Conference 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, serta Juara 1 Mahasiswa Berprestasi STIA Amuntai 2025.
Namanya juga tercatat sebagai Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah BEM FISIP UNISKA 2024, dan peraih Gold Medal di tiga bidang — Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Pengetahuan Umum nasional 2025.
Tak hanya itu, ia aktif di berbagai ajang seperti paduan suara, desain poster, debat, hingga festival genre antar daerah. “Setiap lomba punya cerita sendiri. Saya belajar banyak. Bukan hanya tentang menang, tapi tentang memperbaiki diri,” tuturnya.
Ketika bicara soal keluarga, suara Rahma bergetar. Ia mengaku, semua pencapaiannya tak lepas dari doa dan dukungan orang tuanya, Darma Setiawan dan Misrukiah. “Ayah dan ibu selalu jadi sumber kekuatan saya. Saat saya ragu, mereka yang paling percaya,” ujarnya.
Sang ayah, Darma Setiawan, adalah jurnalis senior yang sudah lama berkecimpung di dunia media. Tak heran semangat menulis itu menurun pada Rahma. “Sebagai orang tua, kami hanya ingin Rahma bahagia dan terus berkembang,” ucapnya.
Di tengah segudang aktivitas dan prestasinya, Rahma masih menyimpan mimpi besar: bergabung dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan menjadi jurnalis internasional. “Saya ingin berperan di tingkat global, membantu orang lain lewat kebijakan dan tulisan. Saya percaya, keduanya bisa berjalan berdampingan,” ucapnya penuh keyakinan.
Baginya, setiap langkah kecil, setiap tulisan, setiap pengalaman adalah bagian dari perjalanan besar menuju dunia yang lebih luas. “Saya cuma ingin terus belajar dan menulis. Siapa tahu, dari kota kecil ini, saya bisa menyentuh dunia,” katanya mantap.
Rahmawati Darma
Panggilan: Rahma
TTL : Amuntai, 18 Februari 2005
Alamat : Jalan Angsoka No 22 Rt 03 Kelurahan Antasari, Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara
Pendidikan: Mahasiswi STIA Amuntai
Ayah: Darma Setiawan
Ibu : Misrukiah
Quotes: Jangan takut mencoba sesuatu yang baru.
Hobi: Menulis, melukis, baca novel
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief