Dulu, yang ada di depannya adalah mikrofon. Sekarang, yang di depannya adalah uang. Dulu, pekerjaannya menghibur pendengar. Sekarang, pekerjaannya melayani nasabah.
Ramah, cekatan, dan murah senyum. Begitulah kesan pertama saat bertemu Euis Intan Muminatin. Perempuan asal Tanah Laut kelahiran 25 April 2000 ini, kini menjadi salah satu teller andalan di Bank Kalsel.
Sebelum menekuni dunia perbankan, siapa sangka dulunya Euis sempat menekuni profesi sebagai penyiar radio di Sky FM. Ini salah satu radio favorit anak muda di Banjarmasin. Ia menjadi penyiar sejak 2019 hingga 2020. Meskipun hanya sekitar setahun, suara lembutnya akrab di telinga pendengar Sky FM yang cukup banyak memiliki fans. Namun, Sky FM sebagai anak perusahaan Nirwana Group sekarang sudah berhenti siaran.
Padahal, kuliahnya Teknik Sipil di Uniska. Minatnya dulu lapangan. Kontraktor. Helm proyek.
Tapi hidup sering membelokkan jalannya sendiri. Ketika Bank Kalsel membuka pintu, Euis masuk. Jurusan kuliah? Tidak nyambung. Tapi keterampilan bicara di radio membuatnya luwes melayani orang.
"Awalnya saya kuliah di Teknik Sipil, karena memang tertarik dengan dunia kontraktor. Gaya dan minat saya waktu itu ke arah lapangan banget," ujar perempuan lajang ini sambil tertawa kecil.
Meski tak linier dengan jurusan kuliah, ia mengaku tak mengalami kesulitan berarti saat beradaptasi.
“Karena saya terbiasa berbicara dan melayani banyak orang sewaktu menjadi penyiar, jadi teller bukan hal yang asing. Justru saya menikmati suasananya,” ucap putri pasangan Mahfudianoor dan Mimin Apriyani itu. Kini, mengenakan seragam kerja rapi, dan senyum yang selalu terlihat kepada nasabah, Euis menjalani keseharian dengan penuh semangat.
Ia tetap menekuni hobinya berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh dan mental. Baginya, pekerjaan di sektor keuangan bukan sekadar rutinitas, tapi ruang aktualisasi diri. “Moto hidup saya kalau ingin sesuatu yang lebih baik, mulailah dari diri sendiri,” katanya.
Dari mikrofon ke meja teller. Dari suara ke angka. Beda dunia. Tapi sama: harus membuat orang merasa nyaman.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief