Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

For Her Pekan Ini, Cahaya Camelia Gaungkan Isu Perdamaian

Norsalim Yahya • Sabtu, 10 Februari 2024 | 09:24 WIB

 

Cahaya Camelia
Cahaya Camelia

Perdamaian menjadi hal yang selalu diinginkan setiap insan di dunia. Tapi, di negeri yang kita cintai ini belum semua wilayah dapat dikatakan damai. Masih ada beberapa wilayah terjadi konflik. Seperti di Bumi Cendrawasih atau Papua.

Isu perdamaian sebenarnya terus digaungkan oleh masyarakat maupun organisasi. Salah satu aktivisnya, Cahaya Camelia.

Perempuan kelahiran Tanah Laut, 17 Januari 2001 itu tertarik menggaungkan isu perdamaian setelah mengikuti kegiatan "Student Interfaith Peace Camp 2022" di Kaliurang, Yogyakarta.

"Kegiatan tersebut digagas oleh Young Interfaith Peacemaker Community (YIPC) Indonesia. Mereka merupakan komunitas lintas iman yang konsen pada isu-isu perdamaian berbentuk camp, dan dimulai sejak tahun 2012," kata dara lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin ini, Jumat (9/2).

Di pertemuan itu banyak hal-hal baru dan menarik baginya. Apalagi diikuti perwakilan beberapa kota di Indonesia, seperti Medan, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Jateng, Malang, Surabaya, Pontianak, juga Kalsel.

"Inti kegiatan tersebut untuk membangun generasi damai yang berdampak secara nyata bagi Indonesia dan dunia," ungkap anak kedua dari pasangan Harun Reinaldy dan Siti Aisyah ini.

Photo
Photo

Berawal kegiatan itu, Cahaya ingin mengimplementasikan hasil kegiatan "Peace Camp" dengan membumikan nilai-nilai perdamaian di Indonesia, khususnya di Bumi Tuntung Pandang. Di tanah kelahirannya itu termasuk salah satu miniatur Indonesia.

Di Tanah Laut berbagai macam agama, suku, ras, dan lainnya ada di sini. "Supaya bisa mengimplementasikannya, saya ikut komunitas Gusdurian Tanah Laut yang baru saja dibentuk pada tahun 2023," beber wanita hobi menyanyi ini.

Orientasi, tujuan dan gagasan komunitas Gusdurian ini didasari atas nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Bapak Pluralisme yakni Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gusdur. "Nilai-nilai pluralisme ini akan kami semakin gaungkan. Supaya Tanah Laut tetap aman dan damai," harapnya.

Selain ikut komunitas Gusdurian, Cahaya juga aktif di organisasi kepemudaan ternama di Kabupaten Tala, yakni KNPI. Di organisasi ini, ia juga berupaya menggaungkan isu-isu perdamaian.

Photo
Photo

Cahaya Camelia

TTL : Tanah Laut, 17 Januari 2001
Pendidikan :
- SD Ujung Baru
- SMP 1 Bati-Bati
- SMA 1 Bati-Bati
- UIN Antasari Banjarmasin

Buku/Film Favorit: Buku Pengantar Filsafat Islam, Indonesia Mengantarmu Pulang, Mengubah Pribadi Rapuh menjadi Pribadi Tangguh, Ilmu Sabuku di Kalangan Orang Banjar.

Hobi : Menyanyi, Memasak, Badminton, Berorganisasi

Prestasi : Pernah Menjadi Yudisium Terbaik pada Jurusan Studi Agama tahun 2023

Instagram : @cahayacmlia

Editor : Arief
#for her #perdamaian #Female