Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

For Her Pekan Ini, Anggraini Ketagihan Jadi Volunteer di Pegunungan Kalsel

Wahyu Ramadhan • Sabtu, 9 Desember 2023 | 09:15 WIB
Anggraini
Anggraini

BANJARMASIN - Sahabat For Her Radar Banjarmasin, perkenalkan namanya Anggraini. Pernah jadi Wakil 1 Duta Kampus 2020, di Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Selain gemar menari, juga pendaki gunung.

Bahkan, Anggi—sapaan akrab Anggraini—ternyata aktif sebagai volunteer alias relawan yang ada di daerah pegunungan. "Kalau saya tidak keliru, pertama kali jadi volunteer itu pada awal tahun 2020," ucapnya, Kamis (7/12) tadi.

Mulanya Anggi hanya coba-coba saja menjadi seorang volunteer. Sekadar mengisi waktu luang. Tak disangka aktivitas ini justru membuatnya ketagihan. "Jadi volunteer itu ternyata sangat mengasyikkan," ujarnya.

Ia bergabung di Volunteer KUN Tapin. KUN merupakan organisasi non-profit yang bergerak di bidang kemanusiaan dan alam. Berpusat di Bandung, Provinsi Jawa Barat. Namun, volunteer KUN tersebar di seluruh Indonesia.

Anggi masih ingat, program pertama yang diikuti food distribution. Membagikan bahan makanan atau sembako kepada warga yang terdampak Covid-19.

Berlanjut ketika banjir besar melanda beberapa wilayah di Kalsel. Selain ikut mendistribusikan bantuan, ia juga ikut mendirikan posko bantuan di kawasan terdampak banjir. Saat itu, ia bertugas di Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Di posko, Anggi tidak hanya melayani penyaluran bantuan. Berkutat pula di bidang kesehatan, pelayanan psikososial, dan sebagainya. "Kami di sana selama tiga bulan. Kami juga menggalang bantuan dana. Alhamdulillah, terkumpul hampir Rp50 juta," jelasnya.

Ia juga punya pengalaman melakukan pembinaan kampung di daerah Pegunungan Meratus. Persisnya, di kawasan Munggu Ringkit, Kabupaten Tapin. Selain membantu mengajar anak-anak Munggu Ringkit, bersama masyarakat juga membantu mengembangkan potensi lokal di kawasan tersebut. "Masyarakat di sana terbiasa membuat anyaman dari berbagai serat, rotan, dan lainnya untuk dijadikan benda. Ini yang kemudian dikembangkan," tuturnya.

Bagi dara kelahiran 27 November 2000 itu, menjadi volunteer pengalaman mengesankan. Bahkan, juga menjadi pengingat bagi para pegiatnya. "Bagi saya pribadi, mengingatkan saya agar selalu bersyukur," ungkapnya.

Bagi yang ingin menjadi volunteer, jangan ragu mencoba. "Menjadi volunteer, membuat kita peka terhadap lingkungan sekitar. Menebalkan simpati dan empati kita. Ini penting sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat," tutupnya.

 

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Muhammad Helmi
#for her #Female #volunteer #Kalsel