Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bungkam Bully dengan Prestasi

M Fadlan Zakiri • Sabtu, 4 November 2023 | 06:26 WIB

Nadia Munawarah
Nadia Munawarah
BANJARBARU - Aksi bunuh diri belakangan ini seakan menjadi tren. Siapa sangka, tindakan tersebut sempat terlintas di pikiran Nadia Munawarah, perempuan yang pernah terpilih sebagai salah satu Galuh Balangan 2019.

Masalah itu berawal sejak akhir 2020. Kala itu, Nadia kerap menjadi korban bullying. Gara-gara sering mendapat serangan body shaming dari teman sekampus. “Dibilang jerawatan, buruk rupa, dan sebagainya lah,” ungkapnya.

Sakit hatinya kian bertambah. Pertanyaan yang mengarah body shaming itu bukan hanya datang dari pertemanan, juga lingkungan keluarga. “Sebenarnya tahu kalau itu hanya basa basi. Tapi, bagi saya itu tidak bisa jadi bahan bercanda,” ujarnya.

Depresi Nadia memasuki puncaknya pada akhir 2021. Tak hanya bullying, perempuan berusia 22 tahun itu menghadapi beratnya beban skripsi, masalah percintaan, dan keluarga. “Saat itu hampir tiap hari nangis. Pernah terpikir mau bunuh diri saking tidak sanggupnya,” tuturnya.

Tapi, bukannya larut dalam masalah, Nadia justru memilih untuk bangkit. Menurutnya, tak ada gunanya bila terus-terusan merenung dalam masalah.

Nadia bersyukur bisa melewati fase-fase berat tersebut. Ia menganggap pengalaman itu sebagai hikmah. “Karena pernah di posisi itu, jadi saya bersyukur dengan hidupku yang sekarang.

Bersyukur bisa bangkit. Jadi saya selalu memberi reward buat diriku sendiri,” ujar Duta Genre Kalsel 2023 ini.

Dengan pencapaiannya saat ini, Nadia bisa membungkam mulut kotor para tukang bully yang membuat mentalnya sempat down. "Alhamdulillah sekarang bisa berdamai dengan keadaan, dan bisa menjawab semua yang mereka katakan itu," katanya.

Ia mengaku memiliki cara tersendiri untuk menghilangkan rasa stress yang dialami. Sering jalan-jalan dan berwisata ke tempat yang asing baginya.

Cara itu dipilih karena rasa keingintahuannya dengan tempat asing yang belum banyak orang tahu. "Kalau jalan-jalan seperti itu rasanya dapat hal baru. Itu memberi surprise luar biasa buat diri sendiri,” nilainya.

Nadia Munawarah
Nadia Munawarah

Alasan kedua, bila mendengar suara gelombang air di pantai dan di air terjun ternyata membuat hatinya tenang. Alasan ketiga, suka ke gunung karena memiliki pembelajaran buat diri sendiri.

Baca Juga: Perangi Stigma Anak Berkebutuhan Khusus, Berasa Mukjizat saat Dipanggil Ibu

Terutama jika mau melihat sesuatu yang indah dari tempat tinggi ternyata harus berjuang dulu. "Itu memberi motivasi buat diri sendiri, supaya jalan terus walaupun betis sudah nggak berasa lagi. Meski harus jalan kaki 7 jam, baru sampai puncak," ujarnya.

Perjuangan itu semua terbayarkan dengan melihat sunset dan sunrise. “Melihat bintang dari tempat tertinggi itu benar-benar hadiah untuk diri sendiri," tambahnya.

Selama jalan-jalan, Nadia memilih berombongan dengan teman sekampus atau malah sendirian. "Kalau jalan sama pacar ke tempat seperti itu agak canggung dan agak kurang leluasa. Enaknya jalan-jalan sama kawan dan keluarga," tuntasnya.

Data Diri

Nama: Nadia Munawarah
TTL : Balangan, 29 Agustus 2001

Hobi : Jalan-jalan dan Olahraga
Profesi : Guru/Mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang 1 Tahun 2023

Film Favorit : Semua Film Horor
Quotes Favorit : Everything Has Beauty, But Not Everyone Can See
Tempat Wisata Favorit : Loklaga

Prestasi :
- Duta GenRe Favorit Putri Kalimantan Selatan Tahun 2023
- Wakil I duta Genre Putri Balangan 2021
- Wakil V Galuh Balangan 2019

Editor : Arief
#Galuh #Perempuan #Female #Nanang Galuh