Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jihan Nur Azka: Jangan Lama-Lama Terpuruk

Arief • Sabtu, 9 September 2023 | 09:13 WIB
Jihan Nur Azka
Jihan Nur Azka
GADIS Kotabaru berusia 22 tahun ini fasih berbahasa Inggris dan Arab. Namanya Jihan Nur Azka.

Jihan berpegang pada satu pedoman, "Man jadda wa jadda." Artinya, barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil.

Sekarang dia kuliah di Jurusan Manajemen FEB Universitas Lambung Mangkurat.
Pada 2021 kemarin, Jihan meraih predikat Putri Pariwisata Persahabatan Kalsel.

Bahasa asing, ilmu manajemen, pariwisata... apalagi? Jihan juga berkesenian. Dalam hal ini teater.

"Karena saya suka mempelajari karakter orang lain," ujarnya kepada Radar Banjarmasin.
Tampaknya, Jihan bisa mudah berpindah-pindah "dunia" lantaran ia pandai bergaul.

Rupanya Jihan memegang prinsip: banyak kawan banyak rezeki dan banyak ilmu.

Namun, di balik pembawannya yang ceria, Jihan mengaku pernah berada di titik terendah. Terjadi ketika ibunya meninggal dunia.

Seketika, rencana yang sudah tersusun rapi menjadi berantakan. Kesedihan membuatnya hilang arah.

Syukur, Jihan tak berlama-lama berduka. Hanya sebulan. Ia bangkit setelah melihat keponakannya. Bocah perempuan berumur empat tahun yang amat dekat dengannya.

"Waktu terpuruk, melihat senyuman keponakan yang mengajak bermain itu langsung memotivasi saya. Pokoknya saya bertekad harus selalu ada untuknya," tegas pengagum Tere Liye itu.

Photo
Photo
Jihan Nur Azka

Tetapi itu rupanya belum cukup. Jihan masih mencari motivasi lain untuk bangkit dengan mengunjung sebuah panti asuhan.

Di sana hatinya tersayat melihat anak-anak yang yatim piatu sejak kecil. Jihan akhirnya menyadari, keadaannya masih lebih baik.

"Alhamdulillah saya bangkit. Sepulang dari sana, saya merasa lebih beruntung," ujar alumni SMA Darul Hijrah ini.



Sekarang, semangatnya menggebu-gebu. Kegiatannya padat sekali. Hampir tak ada jam kosong untuk melongo.

Di Banjarmasin, dia aktif di Sanggar Budaya Kalsel. Jihan juga bekerja sebagai pemandu wisata untuk Papah Borneo.

"Tambahan penghasilan saya anggap sebagai bonus. Menggeluti hobi jadi uang," ujarnya tertawa.

Untuk kuliah, sekarang Jihan sedang menyusun proposal skripsi. Disinggung soal percintaan, dia enggan terdistraksi. Jihan fokus pada rencananya di masa depan.

"Saya yakin cinta yang berkualitas akan datang pada orang yang berkualitas pula. Jadi fokus dengan kualitas diri sembari menunggu calon yang berkualitas datang," ujarnya.

Kepada pembaca seusianya, Jihan berpesan, jangan jadikan keterpurukan sebagai dalih atau alasan.

"Coba lihat ke sekeliling, ada keluarga dan teman. Mereka yang sayang sama kita. Maka kita pun harus membahagiakan mereka," pesannya. (jum/gr/fud) Editor : Arief
#Female