Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bawa Produk Banjarbaru ke Pasar Dunia

M. Syarifuddin • Sabtu, 29 Januari 2022 | 19:00 WIB
DESAINER INTERNASIONAL: Vivi Zubedi saat unjuk karya di New York Fashiok Week, 2018 silam. | FOTO: AFP
DESAINER INTERNASIONAL: Vivi Zubedi saat unjuk karya di New York Fashiok Week, 2018 silam. | FOTO: AFP

Menjadi istri Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin: Vivi Mar'i Zubedi terus mengembangkan produk lokal Banjarbaru. Berbekal pengalamannya sebagai desainer, dia mampu membawa sejumlah hasil kerajinan dari kota ini ke pasar dunia.

***



Ditemui di rumah dinas Wali Kota Banjarbaru, Selasa (25/1) pagi, Vivi antusias menyampaikan program-programnya sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Banjarbaru, sekaligus Ketua PKK Banjarbaru.

Dia menyadari, semenjak suaminya Aditya Mufti Ariffin dilantik sebagai Wali Kota Banjarbaru, ada beberapa perubahan di kehidupannya. "Sebelumnya tidak ada mengenal bagaimana penanganan stunting, rapat di PKK dan segala macam. Sekarang kegiatan banyak di situ," katanya.

Apalagi ujar Vivi, masyarakat saat ini mengharapkan adanya terobosan dari pemerintah. "Salah satunya di sektor UMKM yang saya tangani di Dekranasda," paparnya.

Dia mengaku, semenjak dilantik sebagai Ketua Dekranasda Banjarbaru dan Ketua PKK Banjarbaru dirinya sudah merencanakan beberapa hal terkait tugasnya.

Untuk Dekranasda, Vivi menyampaikan, tahun ini mereka akan melaunching Dekranasda Kota Banjarbaru dengan tampilan baru. "Meski Dekranasda merupakan dewan kerajinan, tapi saya bukan hanya merangkul kerajinan. Namun juga sektor food and beverage," ucapnya.

Menurutnya, sektor food and beverage atau pelayanan yang mengolah, memproduksi, serta menyajikan makanan serta minuman di Banjarbaru potensinya luar biasa. "Juga punya nilai ekspor. Jadi saya ingin mengawinkan Dekranasda dan IKM (Industri Kecil Menengah)," ujarnya.

Untuk menggabungkan keduanya, Vivi menyampaikan, di Banjarbaru dibentuk sebuah kompleks kreatif yang berisi produk kerajinan, serta makanan dan minuman. "Lokasinya di Mess L. Nanti tanggal 2 (Februari) akan kita lakukan soft launching, lalu pertengahan tahun grand launching-nya," ucapnya.

Di bangunan terletak di Kelurahan Komet, Kecamatan Banjarbaru Utara itu, dia menyebut, akan menampung puluhan tenant yang menjual produk kerajinan, makanan dan minuman. "Kami seleksi produk yang benar-benar baik. Sampai sekarang sudah sekitar 70 yang mendaftar," sebutnya.

Dia mengaku sudah punya rangkaian kegiatan untuk membawa produk yang ada di Mess L ke pasar ekspor. "Sudah ada calon buyer yang akan melihat produk di sana. Jadi saya kebut," katanya.

DESAINER INTERNASIONAL: Vivi Zubedi saat unjuk karya di New York Fashiok Week, 2018 silam. | FOTO: AFP

Vivi optimis, produk lokal Banjarbaru bisa bersaing di pasar dunia. Hal itu dibuktikannya pada Agustus 2021 lalu. "Saat agustusan, kami ikut pameran di Singapura, Alhamdulillah produk Banjarbaru penjualannya masuk top three," ujarnya.

Saat itu kata dia, produk yang paling diminati ialah kerajinan rajut berupa tas, sepatu dan lain-lain. "Padahal pesaingnya dari brand-brand terkenal," katanya.

Kerajinan rajut sendiri awalnya tidak berkembang di Banjarbaru, namun Vivi mengaku menemukannya saat mencari-cari produk khas apa yang ada di Kota Idaman ini.

"Kata orang khas Banjarbaru adalah sasirangan bordir. Menurut saya bukan. Sasirangan memang kain Kalsel, bedanya hanya dibordir. Akhirnya saya temukan para perajut," bebernya.

Dia menyebut, di Banjarbaru ada banyak perajut. Tapi selama ini tidak punya arah dan memilih bermain sendiri di rumah masing-masing. "Akhirnya saya kumpulkan mereka jadi komunitas, lalu saya adakan workshop secara rutin," sebutnya.

Dalam workshop itu, Vivi mengaku, dirinya sendiri yang mengajari para perajut bagaimana cara membuat produk yang layak diekspor. "Karena rajut sangat diminati di pasar luar," pungkasnya. (ris/by/ran)

Editor : Arief
#inspiratif #Perempuan #Female