RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, KANDANGAN - Di tengah derasnya arus modernisasi, kepedulian terhadap lingkungan tetap menjadi panggilan hati bagi Aisha Fitria, mahasiswi Psikologi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Perempuan muda asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) ini tampil sebagai sosok inspiratif yang tak hanya berani bersuara, tetapi juga aktif bergerak demi keberlanjutan alam dan masyarakat.
Aisha memandang isu lingkungan bukan sekadar soal alam. Melainkan erat kaitannya dengan perilaku manusia. Ketertarikannya pada psikologi membuatnya menekuni bagaimana pola pikir dan kesadaran masyarakat dapat memengaruhi kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Lingkungan yang baik lahir dari kesadaran masyarakatnya juga. Jadi bukan hanya tentang menjaga alam, tapi bagaimana membangun kebiasaan dan kepedulian bersama,” ujar gadis kelahiran HSS, 22 September 2003 lalu itu.
Semangat itu diwujudkan melalui gerakan “Gerbong Laju dan Barakat Tugul”, sebuah inisiatif yang mengusung filosofi tumbuh bersama masyarakat demi generasi lestari. Melalui pendekatan edukatif dan sosial, Aisha berupaya menumbuhkan keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan.
Ia tak hanya berhenti di ruang kelas. Sosialisasi langsung ke masyarakat, edukasi lingkungan, hingga pemanfaatan media sosial menjadi sarana efektif untuk menyebarkan pesan kepedulian. Baginya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah sederhana.
“Saya ingin mengajak masyarakat untuk mulai lebih peduli terhadap lingkungan dari hal-hal kecil yang bisa dilakukan sehari-hari. Perubahan kecil ini diharapkan bisa memberikan dampak besar bagi kelestarian alam,” tuturnya.
Dedikasi Aisha di bidang lingkungan telah membuahkan prestasi. Ia meraih Runner Up 2 Duta Pepelingasih Kabupaten HSS tahun 2025 serta Runner Up 3 Duta Pepelingasih Provinsi Kalimantan Selatan.
Selain itu, ia terus mengembangkan kapasitas diri di bidang akademik maupun sosial. Baginya, pendidikan bukan sekadar gelar, melainkan sarana untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Di sela aktivitasnya, Aisha menyalurkan hobi menyanyikan lagu Banjar. Ia percaya bahwa budaya daerah dan lingkungan adalah dua warisan penting yang harus dijaga bersama.
Editor : Arief