Menjelang waktu berbuka puasa, deretan lapak minuman di pinggir jalan mulai dipadati pembeli.
Di antara yang paling ramai diserbu adalah penjual es kelapa muda. Suasana itu tampak jelas di sebuah lapak sederhana di depan Kantor BPS Kalimantan Selatan, Jalan Trikora, Kota Banjarbaru.
Lapak bertuliskan Es Kelapa Muda Mekar Jaya milik Rizka hampir tak pernah sepi saat Ramadan. Bahkan sebelum azan magrib berkumandang, antrean pembeli masih mengular.
Ada yang menunggu pesanan dibuat, ada pula yang datang hanya untuk mengambil pesanan yang lebih dulu dipesan lewat ponsel.
Suara parang membelah batok kelapa berpadu dengan kesibukan tangan yang mengerok daging kelapa terdengar. Dalam waktu singkat, segelas es kelapa segar siap dibungkus untuk takjil berbuka.
Rizka mengaku Ramadan selalu membawa berkah bagi usahanya. Penjualan es kelapa meningkat cukup signifikan dibanding hari biasa. “Kalau hari biasa sekitar 150 sampai 180 kelapa terjual sehari. Saat Ramadan bisa naik hampir 50 persen,” ujarnya.
Ramainya pesanan membuat Rizka harus menambah tenaga kerja. Kini ada lima orang yang membantu melayani pembeli. Masing-masing punya tugas berbeda, mulai dari mencatat pesanan, menerima pembayaran, memecah kelapa, mengerok daging, hingga menyiapkan kemasan.
Kesibukan biasanya mencapai puncak pada pukul 16.00 Wita hingga menjelang 18.00 Wita. Saat itu, pembeli berdatangan hampir tanpa jeda untuk mencari minuman segar sebagai pelepas dahaga setelah seharian berpuasa.
Bagi Rizka, Ramadan bukan hanya soal meningkatnya penjualan. Tetapi juga tentang bagaimana segelas es kelapa sederhana bisa menjadi bagian kecil dari momen berbuka banyak orang.
Baca kumpulan berita terpopuler RADAR BANJARMASIN di Google News. Klik di sini
Editor: Sutrisno
Editor : Arief