Di tengah perjuangan panjang, Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, bersama pimpinan Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, menyambangi langsung rumah keluarga Riduan.
**
Kunjungan itu bukan sekadar silaturahmi. Pemerintah Kota Banjarbaru menyerahkan bantuan biaya hidup sebesar Rp10 juta dan bantuan renovasi rumah senilai Rp40 juta. Dana tersebut berasal dari program CSR Bank Kalsel.
“Alhamdulillah kami kembali mengunjungi ananda Syifa. Kami menyerahkan bantuan biaya hidup Rp10 juta dan renovasi rumah Rp40 juta,” ujar Wali Kota Hj Erna Lisa Halaby.
Pemko Banjarbaru juga memastikan pendampingan kesehatan terus dilakukan hingga Syifa menjalani operasi.
BPJS mandiri keluarga telah dialihkan ke BPJS pemerintah, ambulans disiapkan untuk pemeriksaan rutin, dan kondisi kesehatan Syifa akan terus dipantau.
Sementara itu, renovasi rumah—terutama bagian dapur dan kamar mandi—akan ditangani Disperkim. Bantuan renovasi tidak diberikan dalam bentuk uang, melainkan langsung berupa pembangunan agar rumah lebih layak dan aman.
Pimpinan Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Rina Armiaty, menyebut bantuan tersebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan daerah untuk meringankan beban masyarakat. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa membantu proses pemulihan Syifa,” ujarnya.
Di antara bengkel yang semakin sunyi dan malam-malam panjang tanpa tidur, Riduan dan Mirna kini menggenggam harapan baru. Mereka tahu jalan masih panjang. Namun uluran tangan yang datang memberi keyakinan, bahwa di balik ujian berat, selalu ada cahaya yang perlahan menyinari langkah keluarga kecil itu.
Baca Juga: Syifa, Bayi Yang Berjuang dengan Kondisi Langka, Proses Pencernaan Dibantu Selang
Editor: Sutrisno
Editor : Arief