Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kisah Pandai Besi di Guntung Maggis, dari Iseng jadi Keahlian

Sheilla Farazela • Kamis, 4 Desember 2025 | 12:22 WIB

MENGOLAH: Wakidi bersama istrinya saat mengolah besi untuk membuat berbagai macam benda, Rabu (3/12).
MENGOLAH: Wakidi bersama istrinya saat mengolah besi untuk membuat berbagai macam benda, Rabu (3/12).

Di tengah kebun sayur, tepat di belakang deretan bedakan sederhana, suara pukulan besi memecah ketenangan.

        ****
Denting logam terdengar berulang-ulang dari sudut Jalan Guntung Paring, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru, Rabu (3/12).

Asap tipis mengepul dari pemanas yang terbuat dari arang dan kompor. Wakidi, pria asal Blitar, Jawa Timur (Jatim) memanaskan sebilah besi hingga memerah sebelum memindahkannya ke tempat lain.

Bersama sang istri, ia mengangkat palu dan memukul logam panas itu berulang kali. Bentuknya perlahan menyerupai arit. “Dari iseng saja dulu. Saya cuma petani biasa, terpikir mau bikin besi. Saya sudah lama memulainya, sekitar 30 tahun,” tutur Wakidi sembari mengelap keringat.

Sebelum menetap di Banjarbaru, Wakidi sempat mengadu nasib bersama istrinya di Lampung. Perintis ini mengaku belajar membuat besi secara autodidak. Dengan alat seadanya, tak ada guru, dan tanpa panduan.

Semua ia pelajari dari keinginan dan keberanian bereksperimen. Selain karena awalnya iseng, juga untuk memenuhi alat bertani seperti arit, golok, cangkul, pisau untuk menyadap karet dan lain-lain. “Belajar sendiri semua. Cuma koleksi kecil-kecilan alatnya, tapi lama-lama bisa,” ujarnya.

Editor : Arief
#pandai besi #banjarbaru #kerajinan tangan