Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sebelum jadi Atlet Difabel, Alfianoor Pernah Kerja Serabutan dan Jualan Kue

Sheilla Farazela • Sabtu, 22 November 2025 | 19:39 WIB
ATLET: Alfianoor, atlet disabilitas Banjarbaru yang mengikuti Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) V 2025 di Tanah Laut.
ATLET: Alfianoor, atlet disabilitas Banjarbaru yang mengikuti Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) V 2025 di Tanah Laut.

Kaki Alfianoor tidak berfungsi secara normal sejak berusia lima bulan. Dokter menyatakan bahwa ia menderita polio.

        ***

Memiliki keterbatasan membuat masa kecil Alfianoor dipenuhi penolakan.

Ia mengaku pernah dilempari batu sampai luka-luka oleh anak-anak lain. Bahkan, hinaan datang dari adik-adiknya sendiri, bahkan orang tuanya. “Jadi benar-benar jatuh. Enggak ada yang membesarkan hati. Enggak ada yang memotivasi,” katanya.

Untuk waktu yang sangat lama, rasa takut dan minder mengekangnya. Hingga membuatnya malu keluar rumah.

Sampai suatu hari pada 2013, ia memutuskan keluar rumah sendirian. Alfianoor melihat dunia luar yang selama ini hanya dilihatnya dari jendela. Hal itu menjadi langkah besar dalam hidupnya.

Sejak itu ia bekerja serabutan dan menjadi kuli bangunan. "Itu pekerjaan berat, tapi mau gimana, saya hanya seseorang yang punya kekurangan ini tidak mau terpuruk terlalu dalam," ujarnya.

Selain itu, Alfianoor juga sempat berjualan kue. Hingga akhirnya pada 2021, seorang perempuan bernama Faizah melihat potensinya dan membawanya bergabung menjadi atlet pada 2022 di NPC Banjarbaru.

Hanya tiga tahun berselang, Alfianoor kini menjadi atlet nasional. sesuatu yang dulu bahkan tidak pernah ia bayangkan. “Enggak pernah menyangka sama sekali. Karena saya dulu minder sekali," bebernya.

Editor : Arief
#banjarbaru #npc #atlet #Difabel #Sosok