KOTABARU - Ikon wisata Siring Laut, Kabupten Kotabaru, kini tak hanya ramai pengunjung di sore hari. Pada malam hari, siring ini diserbu belasan mancing mania.
Dari pukul 20.30 sampai 04.00 Wita, kawasan di jantung kota ini ramai oleh pemancing.
Tak hanya warga, satpam yang sedang berjaga pun tak mau ketinggalan. Tidak jarang mereka mendapat strike (tangkapan) yang memuaskan.
Ikan yang didapat para pemancing cukup beragam, seperti sembilang, trakulu, kerapu, dan kakap putih.
"Sebenarnya di Siring Laut ini dari dahulu ada saja yang memancing. Tapi ramainya baru sebulan belakangan ini," kata Fitri Fahriannoor, salah satu pemancing, kepada Radar Banjarmasin, Selasa (11/11).
Apa yang membuat Siring Laut tiba-tiba booming? Ternyata dipicu kabar keberhasilan pemancing mendapat ikan berukuran jumbo.
"Apalagi setelah ada pemancing yang mendapat ikan seberat 3 kg. Itu yang bikin orang penasaran," ujarnya.
Fitri tidak ambil pusing soal umpan. Ia sering menggunakan udang kecil yang masih hidup. Jika tak ada, jajanan pentol ikan yang dijual di sekitar Siring Laut pun menjadi pilihan.
"Pokoknya kalau umpan saya tidak ambil pusing, namanya hobi, alhamdulillah ada saja yang mematuk," tambahnya.
Fenomena ini menarik pemancing dadakan seperti Masduki. "Kemarin saya beli pancingan sederhana pakai gulungan, malam tadi mancing dan alhamdulillah dapat ikan sembilang. Walaupun tidak besar, tapi hati saya puas," kata Masduki.
Amang Edon, penanggung jawab Siring Laut Kotabaru, mengaku senang dengan antusiasme para pemancing.
"Yang penting taat aturan, jangan mabuk dan membuang sampah sembarangan. Selama itu ditaati kami tidak masalah," jelas Amang Edon.
Ia juga berpesan kepada para pemancing agar tidak ragu melapor kepada satpam jika ada hal-hal yang mengganggu kenyamanan memancing.
"Di Siring Laut Kotabaru sudah dilengkapi CCTV, jadi ada masalah tidak perlu khawatir, langsung saja lapor ke kami," tutupnya.
Editor : Muhammad Syarafuddin