Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Menengok Lapak Bunga di Atas Pikap di Banjarbaru, Cara Lian Hadirkan Segarnya Dataran Tinggi

Sheilla Farazela • Selasa, 11 November 2025 | 11:18 WIB
BERJUALAN: Lian berjualan bunga menggunakan pikap. Ia kerap dijumpai di sekitar Lapangan Murjani.
BERJUALAN: Lian berjualan bunga menggunakan pikap. Ia kerap dijumpai di sekitar Lapangan Murjani.

Awalnya Lian berjualan menggunakan tenda sederhana. Namun ia kemudian memilih konsep berbeda, menjual bunga langsung di pikap.

        ****
Di Lapangan Murjani Banjarbaru, sebuah pikap berhenti dengan bak terbuka penuh bunga. Tangkai-tangkai mawar merah muda, aster putih, hortensia biru, hingga edelweis yang mekar kering tersusun rapi seperti etalase bergerak.

Di balik pikap itu, berdiri seorang perempuan muda yang akrab disapa Lian, pemilik Lin-Lin Florist. Senyumnya mengembang setiap kali pelanggan mendekat dan memilih bunga.

Usaha bunga potong ini baru ia jalankan sekitar satu tahun terakhir. Namun kisahnya bermula jauh sebelum dirinya membuka lapak pertamanya. “Keluarga saya dari dulu petani bunga. Orang tua, saudara, semuanya punya kebun di Batu, Malang,” ujar Lian.

Warna-warni bunga itu seperti sudah menempel di hidupnya sejak kecil, meski ia sendiri baru benar-benar terjun sebagai pedagang ketika menetap kembali di Kalimantan Selatan.

Setiap hari, bunga-bunga segar itu datang dari kebun keluarganya di Batu. "Jenis bunganya memang hanya cocok di dataran tinggi. Iklim Banjarbaru kurang pas, jadi kita suplai langsung dari Malang,” ucapnya.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#banjarbaru #kerja #bunga