Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ali Arsi, Penyair Banjarbaru yang Lolos Seleksi Ketat ke FSIGB 2025

Sheilla Farazela • Kamis, 23 Oktober 2025 | 13:26 WIB
MEMBACA: Penyair asal Banjarbaru, Ali Syamsudin Arsi saat membaca puisi dalam sebuah acara.
MEMBACA: Penyair asal Banjarbaru, Ali Syamsudin Arsi saat membaca puisi dalam sebuah acara.

Ali, yang juga dikenal sebagai Koordinator Bidang Sastra di Dewan Kesenian Kota Banjarbaru, mengaku pengalaman mengikuti FSIGB bukan hal baru baginya.

     ****
Ali sudah beberapa kali mengirimkan karya dan menghadiri berbagai ajang sastra, baik tingkat nasional maupun internasional. Namun tahun ini terasa berbeda.

“Sudah sejak awal 2000-an saya sering mengikuti festival-festival sastra. Tahun 2024 juga saya hadir ke FSIGB, dan sendiri dari Kalsel. Tapi tahun ini sistemnya agak berbeda, karena peserta diundang langsung oleh panitia berdasarkan hasil kurasi karya,” jelasnya.

Untuk mengikuti FSIGB 2025, ada lima karya puisi yang dikirim Ali, yakni berjudul Monas Nasi Siap Api Pinjaman Makin IKN, Cerita Daun Wajah Biru, Tulang Taman–Taman Tulang, Negara Rimba Kaca, dan Bercakap Tentang Harapan, Tenggelam.

“Alhamdulillah, saya kembali dipercaya untuk mewakili Kalsel. Banyak juga penyair dari daerah kita yang mengirimkan karya ke FSIGB, tapi panitia melakukan seleksi yang ketat. Saya bersyukur bisa kembali dipercaya menjadi bagian dari festival sebesar ini,” ujarnya.

Bagi Ali, FSIGB bukan hanya panggung pembacaan puisi, tetapi juga ruang perjumpaan antarbudaya. Di festival ini, para penulis, seniman, dan pemerhati sastra bertemu dalam satu semangat: menjalin persaudaraan lewat kata.

Festival akan diramaikan dengan pembacaan puisi, diskusi sastra, peluncuran antologi bersama bertajuk “Jazirah 25,” hingga malam budaya Melayu yang menampilkan perpaduan musik, tari, dan pembacaan karya.

“Biasanya ada malam khusus pembacaan puisi. Saya akan tampil juga, mungkin satu atau dua puisi dari yang lolos kurasi. Karya saya Gumam Asa sudah disiapkan, nanti kita lihat yang mana dimuat dalam antologi bersama,” katanya.

Editor : Arief
#seni #banjarbaru #sastra #Sosok