Bagi Sherlyn, predikat Sekolah Garuda bukan sekadar gelar. Status itu menjadi gerbang menuju masa depan yang lebih luas.
**
Rasa haru dan bangga tampak jelas di wajah Sherlyn Aurelia Setianto, siswi kelas XII SMA Banua Kalimantan Selatan (Kalsel).
Rabu (8/10) menjadi hari yang tak akan ia lupakan. Sekolah yang selama ini menjadi rumah kedua baginya resmi ditetapkan sebagai Sekolah Garuda Transformasi, sebuah program yang membuka peluang besar bagi siswa-siswi berprestasi di daerah.
“Rasanya seperti mimpi,” ucap gadis asal Loktabat Utara, Banjarbaru itu dengan mata berbinar.
“Saya masih ingat bagaimana perjuangan saya dulu untuk bisa diterima di sini. Tes akademik, wawancara, hingga psikotes harus saya jalani satu per satu. Tapi semua terbayar dengan hasil ini," tambahnya.
Ia menuturkan, setelah ditetapkan jadi Sekolah Garuda, SMA Banua Kalsel mendapatkan berbagai kemudahan akses pendidikan. Termasuk peluang melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri.
“Ini kesempatan luar biasa, karena saya bercita-cita menjadi peneliti di bidang bioteknologi. Sekarang saya merasa langkah menuju cita-cita itu semakin dekat," ujarnya penuh semangat.
Sejak menjadi bagian dari Sekolah Garuda, Sherlyn merasakan atmosfer belajar yang berbeda. Ia bersama rekan-rekannya tak hanya ditempa dalam hal akademik, tapi juga keterampilan hidup dan kemampuan komunikasi global. Salah satunya, pembelajaran bahasa Inggris yang lebih intensif.
Bagi Sherlyn, Sekolah Garuda bukan sekadar program pemerintah. Ia menyebutnya sebagai perjalanan menuju mimpi besar untuk membuktikan bahwa anak Banua pun bisa bersaing di tingkat dunia.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief