Satu per satu model melenggak-lenggok di atas catwalk. Lampu sorot memantul dari gemerlap kain yang mereka kenakan, beradu dengan kilauan aksesori yang menempel di tubuh para peraga.
********
INI peragaan busana karya desainer papan atas Indonesia, Ayu Dyah Andari, yang membawa tema "Archipelago Menyapa Nusantara". Peragaan digelar di Hotel Fugo Banjarmasin, Kamis (25/9) siang.
Yang bikin event ini istimewa, sejumlah istri pejabat ikut unjuk diri di catwalk. Mulai istri Gubernur Kalsel Fathul Jannah, hingga istri Wali Kota Banjarmasin Neli Listriani.
Tak sekadar berjalan anggun, busana yang mereka kenakan juga langsung dilelang usai acara.
Angkanya, Rp 17 juta hingga Rp 26 juta. Paling mahal adalah gaun yang dikenakan istri gubernur.
Ayu mengumumkan sebagian hasil lelang bakal disumbangkan untuk Yayasan Kanker Indonesia dan pengelolaan limbah tekstil Sasirangan di Banjarmasin.
"Kami ingin menyapa customer loyalis di Banjarmasin. Karena selain Jakarta, customer kami paling banyak justru dari sini," ungkap Ayu Dyah Andari.
Dalam setiap karyanya, Ayu tak hanya sekadar menjahit. Ia juga memberikan sentuhan cinta di setiap kain tradisional Indonesia. Termasuk Sasirangan.
"Sejak pertama kali mencoba, saya langsung jatuh cinta. Desain dengan kain Sasirangan itu kok mudah sekali, dan hasilnya cantik. Bahkan tahun lalu sudah saya tampilkan di Paris," tutur desainer asal Padang itu.
Ayu tampaknya merasa tak kesulitan memadukan motif khasnya dengan Sasirangan. Ia bahkan menelurkan desain Rose n Beyond, motif yang pernah dibawanya ke Inggris, dalam balutan kain Sasirangan.
"Alhamdulillah warga Banjarmasin menyukainya, dan ada perajin yang bisa merealisasikan karya itu," ujarnya.
Peragaan busana Menyapa Nusantara ini mendapat apresiasi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Banjarmasin, Neli Listriani.
Neli yang juga Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin ini menilai kehadiran desainer kelas nasional seperti Ayu Dyah Andari dapat menjadi ajang promosi agar Sasirangan lebih dikenal luas.
Melalui pertunjukan ini, Sasirangan bisa tampil bukan hanya di tingkat lokal atau nasional, tapi juga internasional. "Kolaborasi ini membuktikan bahwa kain Sasirangan mampu bersanding dengan desain kelas dunia,” katanya.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief