Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Raup Rp500 Ribu Sekali Jualan, Begini Bisnis Haliling Nanda

M Fadlan Zakiri • Senin, 15 September 2025 | 10:33 WIB
LAPAK: Nanda Zulkarnain, pemuda pemilik usaha kuliner "haliling" saat menjaga lapaknya di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Mitra Praja.
LAPAK: Nanda Zulkarnain, pemuda pemilik usaha kuliner "haliling" saat menjaga lapaknya di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Mitra Praja.

Di balik kesederhanaan lapak Nanda Zulkarnain, wangi masakan haliling yang gurih jadi magnet bagi pengunjung CFD di Jalan Mitra Praja yang baru selesai jogging.

 

    ***
Nanda mengaku menjual berbagai jenis masakan keong sawah. Ada haliling kuah, haliling pedas, tutu, sampai kerang hijau. "Harganya sepuluh ribu aja seporsi,” ucapnya, sambil melayani pembeli yang antre dengan membawa wadah plastik.

Tak hanya rasanya yang gurih dengan kuah santan kental, tekstur kenyal haliling membuatnya cocok disantap sebagai lauk pendamping nasi, bahkan jadi camilan setelah olahraga.

Dengan harga ramah kantong, Rp10 ribu per porsi, lapak Nanda jarang sepi. “Kalau bawa 50 porsi biasanya habis. Kadang saya bawa 70 porsi, paling sisa sedikit,” katanya.

Dari usaha kecil ini, pemuda 29 tahun ini mampu meraup omzet Rp500 ribu lebih sekali jualan.

Tidak hanya di CFD, ia juga menerima pesanan langsung dari rumah, bahkan berjualan di Desa Banyu Irang, Kecamatan Bati-Bati, Tanah Laut, setiap Senin hingga Sabtu. Dari sanalah ia bersama istrinya menghidupi keluarga. “Alhamdulillah, dari haliling ini bisa buat kebutuhan sehari-hari,” ucapnya sambil tersenyum.

Baginya, tidak semua hal yang biasa dianggap tak bernilai itu membawa mudharat. Seperti halnya haliling yang malah jadi sumber rezeki bagi dirinya.

Dari usahanya ini membuat keong sawah yang biasa menempel di lumpur persawahan, jadi lebih berharga. Bahkan kini menjelma jadi sajian favorit warga Banjarbaru.

Nanda pun menutup kisahnya dengan rasa syukur. “Saya tidak pernah menyangka, dari hewan kecil yang orang anggap sepele ini, Allah memberi jalan rezeki. Selama masih ada haliling, Insyaallah dapur kami tetap ngebul,” ujarnya.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#banjarbaru #kerja #pedagang #cfd #usaha