Di sebuah rumah di Kampung Baru, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang, setiap sore terdengar suara anak-anak mengaji Al-Qur'an dengan mengeja huruf demi huruf.
****
Rutinitas anak-anak mengaji setiap sore menjadi saksi perjalanan seorang pria bernama Ali Ridho, atau akrab disapa Ali.
Bagi warga sekitar, Ali bukan hanya guru mengaji. Ia adalah sosok yang tanpa pamrih mengabdikan diri untuk sesama, baik lewat pendidikan agama maupun melalui kerja sosial.
Adapun perjalanan Ali bermula dari sebuah niat tulus sepuluh tahun lalu. Saat itu, di lingkungannya belum ada musala dan tempat belajar Al-Qur'an untuk anak-anak. Melihat kekosongan itu, ia bertekad menyulap rumahnya menjadi tempat mengaji.
Dari niat sederhana itu, lahirlah Unit TPQ Baity Al Hikmah yang kini menjadi kebanggaan warga sekitar.
“Awalnya hanya ada lima anak. Kemudian sepuluh. Lama-lama terus bertambah, hingga sekarang lebih dari seratus anak yang belajar di sini,” kenang Ali dengan senyum tipis, Senin (25/8).
Editor: Sutrisno
Editor : Arief