Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Sah Cuma Bermodal Berkas, Begini Kisah Pasangan Ikut Nikah Massal di Banjarbaru (bagian-1)

M Fadlan Zakiri • Senin, 4 Agustus 2025 | 11:38 WIB
MESRA: Zahratun dan suaminya menunjukkan buku nikah saat mengikuti nikah massal pada 23 Juli 2025 lalu.
MESRA: Zahratun dan suaminya menunjukkan buku nikah saat mengikuti nikah massal pada 23 Juli 2025 lalu.

Tak ada gemerlap lampu resepsi. Tak ada pelaminan. Tapi, itulah letak keistimewaannya. Semua berlangsung sederhana, namun penuh khidmat.

    *****
Senyum tipis tak pernah lepas dari wajah Zahratun Nufus pagi itu. Perempuan 24 tahun asal Banjarbaru ini berpose mesra dengan sang suami, Andianor (27).

Mereka juga menunjukkan satu set hadiah gelas kaca bermotif kiwi. Pasangan muda ini baru saja resmi menjadi suami istri lewat program nikah massal gratis di Ibu Kota Kalsel.

“Alhamdulillah… rasanya seperti mimpi, kami sekarang sudah sah,” tutur Zahratun sambil memperlihatkan buku nikah yang masih hangat dari mesin cetak.

Zahratun dan Andianor adalah satu dari 17 pasangan yang ikut serta dalam nikah massal yang digelar serentak se-Kalimantan Selatan, termasuk di Kota Banjarbaru, pada Rabu (23/7) lalu.

Proses sakral ijab kabul mereka berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Banjarbaru Selatan, dipimpin langsung oleh seorang penghulu dan disaksikan dua orang saksi.

Tak ada resepsi dan pelaminan. Tapi, menurut Zahratun justru di situlah letak keistimewaannya. “Dari awal memang niat kami menikah itu tanpa resepsi, yang penting sah dulu. Biaya resepsi sekarang mahal, belum sewa gedung, belum catering,” cetusnya.

“Lewat program ini, kami hanya perlu siapkan KTP, surat pengantar, dan berkas lainnya. Prosesnya juga cepat,” ungkap Zahratun.

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#pasangan #massal #banjarbaru #nikah