Kehadiran stan Teras Inklusi Banjarbaru disambut positif. Makanan yang dijual pun tidak kalah enak dan menarik dengan stan lainnya.
****
Hadirnya stan Teras Inklusi Banjarbaru di Pasar Ramadan tidak lepas dari dukungan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Banjarbaru.
Penggagas Teras Inklusi Banjarbaru, Faizah menceritakan, kolaborasi ini bermula dari pelatihan yang diadakan oleh dinas tersebut pada tahun 2021.
“Dinas Koperasi dan UMKM banyak memberikan fasilitas, baik di Pasar Ramadan, di Car Free Day, maupun di event lainnya. Fasilitas ini sangat mendukung usaha-usaha teman disabilitas,” kata Faizah.
Pelatihan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pembuatan izin usaha (NIB), permodalan, hingga strategi pemasaran.
Tahun ini merupakan kali kedua Teras Inklusi dilibatkan dalam Pasar Ramadan di Lapangan Murjani. Namun, Faizah menekankan bahwa dukungan tidak hanya datang saat bulan puasa. “Di luar Ramadan, teman-teman disabilitas juga mendapatkan fasilitas tempat di CFD dan Mess L,” ujarnya.
Kehadiran mereka di stan Pasar Ramadan disambut positif khalayak ramai. Makanan yang dijual pun tidak kalah enak dan menarik dibandingkan stan lainnya.
Promosi produk juga dilakukan secara aktif melalui media sosial untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.
Satu yang paling menarik, stan Teras Inklusi tersebut juga menyediakan pendampingan bagi para penyandang disabilitas.
“Kami menyediakan juru bahasa isyarat dan tenaga pendamping yang membantu mengangkat dagangan bagi teman-teman yang memiliki hambatan fisik,” jelas Faizah.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Banjarbaru, Sartono, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung penyandang disabilitas.
“Kami memfasilitasi pelatihan, penempatan kerja, dan pemasaran produk bagi mereka yang ingin berwirausaha. Salah satunya melalui Pasar Ramadan dan event-event lainnya,” katanya.
Sartono berharap, fasilitas dan pelatihan yang diberikan dapat membantu para penyandang disabilitas untuk berwirausaha secara mandiri.
Harapan ini sejalan dengan visi Faizah, yang ingin melihat teman-teman disabilitas meraih kemandirian dan kebahagiaan melalui keterampilan yang mereka miliki.
Editor: Sutrisno
Editor : Arief