Warung Itik Panggang Tanpa Tulang H Alan di Kota Amuntai, menjadi destinasi kuliner wajib bagi pengunjung yang ingin menikmati hidangan itik bakar yang lezat dan berkualitas.
******
ASAP wangi dari bakaran itik panggang Alabio menyambut setiap pengunjung yang datang ke Warung H Alan, yang terletak di Jalan Saberan Affandi, Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah. Sejak didirikan pada tahun 2004, warung ini telah menjadi salah satu ikon kuliner di Amuntai, bertahan selama lebih dari 21 tahun.
H Alan, pemilik warung, menjelaskan bahwa mereka menggunakan daging itik Alabio yang terkenal manis dan berkualitas tinggi. "Kami hanya menggunakan itik Alabio karena dagingnya lebih mantap, seperti daging sapi merah," ujarnya. Dalam sehari, saat ramai, warung ini dapat menghabiskan lebih dari 100 ekor itik Alabio.
Menu andalan mereka, itik bakar tanpa tulang, disajikan dengan nasi hangat dan kuah sop yang terbuat dari kaldu itik. Dengan harga Rp 30 ribu, pelanggan dapat menikmati paket lengkap yang menggugah selera. "Mau makan itik panggang tanpa tulang ya ke warung H Alan," tambahnya.
Salah satu keunikan dari warung ini adalah kecap manis yang diracik dengan bumbu pilihan, yang dapat bertahan hingga satu minggu. Kecap ini menjadi pembeda rasa dengan warung bakar lainnya di Kota Amuntai.
Selama bulan Ramadan, warung ini buka khusus untuk melayani pembeli yang ingin berbuka puasa, mulai pukul 16.00 Wita hingga tutup lebih cepat. Di hari biasa, warung ini buka dari pukul 10.00 hingga 21.30 Wita. Warung H Alan juga sering dikunjungi oleh pejabat nasional dan daerah, menambah daya tarik kuliner yang satu ini.
Editor: Ramli Arisno
Editor : Arief