Hidup pas-pasan, Muhammad Said kecil berani bermimpi besar. Lelaki yang akrab disapa Tarwan itu bertekad menjadi pebisnis sukses.
*******
TARWAN sedang menikmati bisnis makanan cepat saji bernama Hits Chicken. Cabang ke-43 bakal buka di Banjarmasin, 14 Februari 2025 ini.
Tidak ada kesuksesan instan. Kepada Radar Banjarmasin, ia membeberkan garis besar perjuangannya.
Tarwan adalah bungsu dari dua bersaudara. Ayahnya meninggal dunia saat ia belia. Lelaki asal Tasikmalaya itu dibesarkan ibunya.
"Ibu seorang PNS, tetapi gaji ASN 40 tahun silam sangat getir," kisahnya, belum lama ini.
Jangankan untuk bergaya, menyantap makanan kaya nutrisi pun langka. Dalam kamus Tarwan, ayam masuk dalam jajaran makanan mewah.
“Hanya dikonsumsi saat hari raya,” seloroh pria 45 tahun itu.
Sebenarnya, Hits Chicken terinspirasi dari dendamnya di masa lalu. Dengan membuka bisnis ini, ia bisa kapan saja melahap ayam goreng.
Tapi sebelum sampai ke titik ini, Tarwan pernah menjadi karyawan toko bangunan, penjaja kue keliling, kernet angkot, kuli, dan petugas kebersihan.
Sejak kecil ia tak kenal gengsi. Receh demi receh dikumpulkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah. Tarwan bertekad tak membebani ibunya.
“Lulus sekolah hasil dari jualan kue keliling,” bebernya.
Sebagai pekerja apa saja yang penting halal, Tarwan pun sampai pada pekerjaan cleaning service di Timezone Tasikmalaya dan Jakarta.
Kala itu, tempatnya bekerja membagikan lembar kuesioner bagi karyawan. Di dalamnya berisi pertanyaan, “Ingin jadi apa kamu dua tahun ke depan?”
Tidak muluk-muluk, ia ingin menjadi supervisor di tempatnya bekerja. Kuesioner itu menjadi kenyataan. Tarwan merangkak naik menjabat SPV.
“Saya bertugas di Timezone Mall Karawaci,” sebutnya.
Naik daun, ia menjadi Assistant Sales Manager, lalu menjabat sebagai Business Development Manager
Jiwa bisnis kuliner Tarwan muncul. Ia mulai membuka usaha kaki lima di area rekreasi pada 2007. Di antaranya es krim, singkong goreng, dan kedai es teh.
Pada 2010, Tarwan bergabung ke beberapa bisnis restoran ternama di Bojonegoro.
Pengalaman itu membuat rasa percaya dirinya terbentuk. Hingga pada 2018, Hits Chicken pun lahir.
“Berbekal pengalaman panjang di dunia restoran, saya memberanikan diri membuat merek sendiri meski minim modal,” ungkapnya.
Bermula dari curhatan bersama sahabat, ia diberi modal secara cuma-cuma. Bisnisnya berkembang dan kini merambat hingga ke berbagai daerah di Indonesia.
“Bahkan saya telah mengembalikan uang modal itu berkali-kali lipat untuk sahabat saya. Dia sangat berjasa,” tuturnya.
Tarwan juga telah memiliki aset impiannya di masa kecil. Sebuah rumah.
“Semasa muda saya pernah mengkliping iklan rumah dari surat kabar. Saya tempel di diari, kini rumah impian itu sudah terwujud,” ucapnya.
Tarwan berpesan, anak muda sudah seharusnya berani bermimpi . Halangan akan takluk oleh besarnya kemauan.
“Menjunjung nilai kejujuran juga menjadi kunci,” sebutnya.
Namun, Tarwan belum berhenti berjuang. “Saya ingin lebih bermanfaat. Usaha ini juga dibuka untuk membantu orang banyak, untuk mereka yang butuh pekerjaan,” ujarnya.
Berkaca dari pengalamannya yang hanya lulusan SMA, Tarwan berjanji tidak akan membatasi latar pendidikan karyawan.
“Lulusan SMP pun saya terima, asalkan giat bekerja dan ingin maju,” pungkasnya.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief