BANJARMASIN - Muhammad Yamin HR terpilih sebagai Wali Kota Banjarmasin setelah meraih hasil tertinggi dalam quick count dan real count Pilwali 2024.
Lahir di Kapuas pada 19 Mei 1981, Yamin memiliki latar belakang pendidikan di bidang farmasi.
Ia punya sederet gelar dari Sarjana Farmasi (S.Far.), Apoteker (Apt.), hingga Magister Manajemen (M.M.).
Latar belakang pendidikan ini yang kemudian membentuknya menjadi sosok yang cermat dalam mengambil keputusan.
Sebelum terjun ke dunia politik, Yamin juga sempat merasakan berkarir sebagai pengusaha sukses.
Ia pernah menjabat sebagai Komisaris PT Maju Jaya Sejahtera pada 2005-2013 dan aktif dalam bisnis batu bara.
Pengalaman ini membuatnya terlatih dalam bidang manajemen dan mengambil langkah strategis.
Perjalanan Politik
Yamin memulai karier politiknya pada 2008, saat Partai Gerindra pertama kali berdiri di Kalimantan Selatan.
Kala itu, Gerindra Kalsel dipimpin oleh Hadi sebagai ketua, dengan (alm) Abidin sebagai anggota dewan pembina.
Abidin kemudian menunjuk Yamin dan ayahnya, Rusliansyah, sebagai anggota penasihat Gerindra Kalsel.
Baca Juga: Chelsea vs Wolves 3-1: The Blues Putus Hasil Minor Enam Laga Beruntun
Sejak saat itu, kiprah Yamin di Gerindra terus berkembang. Ia aktif sebagai kader partai dan akhirnya diminta untuk memimpin Gerindra Banjarmasin pada tahun 2012.
Dua tahun memimpin, Yamin mendapat kepercayaan dari (alm) Abidin untuk maju ke panggung politik.
Singkat cerita, Yamin memutuskan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada Pemilihan Legislatif Kota Banjarmasin 2014, mewakili daerah pemilihan Banjarmasin Barat.
Berselang waktu, karir politik Yamin semakin moncer. Ia kembali terpilih pada sebagai anggota dewan pada periode 2019-2024.
Bahkan karena Gerindra mendapatkan enam kursi, berhak menempati unsur pimpinan. Yamin duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin.
Dari langkah tersebut, Yamin semakin mantap menapaki jalur politik.
Puncaknya, pada Pilwali Banjarmasin 2024, ia berhasil merebut posisi orang nomor satu di Kota Seribu Sungai.
Kini, harapan besar disematkan pada kepemimpinannya. Bersama Ananda, Yamin berjanji membawa Banjarmasin ke arah yang lebih baik.
Riwayat Pendidikan:
SDN Pasar Lama 8 Banjarmasin (1988-1994)
SLTPN 2 BANJARMASIN (1994-1997)
SMAN 6 Banjarmasin (1997-2000)
Baca Juga: Roy Rizali Anwar Jadi Dirjen Bina Marga, Nama Ini Mencuat Menggantikannya Sebagai Sekdaprov Kalsel
S1 Universitas Ahmad Dahlan (2000-2005)
S2 UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN (2005-2007)
S2 STIE Pancasetia (2008-2010).
Riwayat Organisasi :
ΚΝΡΙ ΚΟΤΑ BANJARMASIN, BENDAHARA (2015)
ORARI Daerah Kalsel, Dewan Pengawas dan Penasehat (2019-2024)
PCNU Kota Banjarmasin, Mustasyar (2021-2025)
Masjid Fathimatuzzahro, Ketua Mesjid (2021-2026)
PORGOSI Kalsel, Ketua (2022-2026)
IKA SMA Negeri 6 Banjarmasin, Ketua (2022-2026)
Taekwondo Indonesia Kota Banjarmasin, Ketua (2022-2026)
Baca Juga: Bupati Zairullah Buka Konferensi Ke-5 PCNU Tanah Bumbu
Janji Pasangan Muhammad Yamin–Ananda
Program Unggulan:
1. Bidang Pendidikan:
- Menjamin sekolah 13 tahun gratis beserta perlengkapan yang dibutuhkan
- Beasiswa 1.200 sarjana umum, pendidikan vokasi, atlet, sekolah kepolisian, dan beasiswa tahfidz Qur'an.
2. Bidang Kesehatan
- Komitmen dana operasional Rp500 juta untuk setiap puskesmas di Kota Banjarmasin.
- Telemedicine 24 untuk masyarakat melalui aplikasi "Ya Dok".
- Beasiswa untuk 500 pendidikan dokter umum, gigi, dan hewan serta tenaga kesehatan lainnya.
- Public service center di setiap kecamatan.
3. Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman
- Bedah rumah dan pemenuhan sanitasi lingkungan, akses air PDAM di seluruh Kota Banjarmasin.
4. Bidang Infrastruktur
- Membangun kembali peradaban Kota Banjarmasin, taman kota, dan ruang publik di Kota Banjarmasin yang inklusi, dan nyaman sepanjang siring bantaran sungai.
- Pemanfaatan lahan-lahan terbengkalai.
5. Keamanan dan Ketertiban
- CCTV dan Wifi gratis di setiap sudut RT untuk keamanan dan ketertiban masyarakat.
6. Bidang Kesejahteraan Sosial
- Peningkatan insentif guru honorer, kader posyandu, marbot mesjid, dan peningkatan tunjangan kinerja ASN.
7. Bidang Tata Kelola Pemerintahan
- Alokasi dana berjenjang untuk kecamatan, dana berkeadilan untuk kelurahan, dana operasional masyarakat hingga Rp50 juta/RT, dana operasional LPMK dan RW serta mengembalikan pasukan kuning ke kelurahan.