Ipul Hary tak ingin membuat konten sekadar menarik, tapi juga harus mengandung pesan dan edukasi.
****
Kemewahan bukan tujuan utama Ipul Hary. Konten kreator asal Martapura bernama asli Muhammad Haripullah ini, hanya ingin kehadirannya bisa membawa manfaat bagi masyarakat.
Komitmen itu sudah dipegang teguh oleh Ipul sejak namanya melejit sebagai salah satu kreator digital pada 2019 lalu.
Prinsipnya ini juga jadi alasan Ipul Hary mengapa tidak terjun ke dunia politik. Baik terlibat secara langsung maupun sekadar promosi.
Sudah tak terhitung lagi berapa kali tawaran kerja sama dari insan politik ditolak oleh Ipul Hary. Uang bahkan jabatan pernah jadi pemanis agar dia mau mempromosikan pencalonan seorang politikus saat Pemilu digelar.
“Sudah banyak tawaran-tawaran itu masuk. Dan Alhamdulillah, sampai sekarang belum ada yang saya terima,” ungkapnya saat ditemui Radar Banjarmasin.
Padahal, jika dilihat secara popularitas, Ipul Hary sudah termasuk influencer di media sosial yang punya ratusan ribu followers.
Sehingga peluang seseorang untuk mempromosikan diri lewat konten milik Ipul sangat besar. Seperti halnya yang dilakukan sejumlah konten kreator lain di Banua.
Youtuber asal Martapura ini memang sudah terkenal di mata pengguna media sosial. Ia sukses karena kontennya yang cukup menghibur.
Ipul Hary mengawali kariernya sebagai youtuber melalui konten ‘Mahayabang’. Dalam konten itu ia memarodikan film Berkelana milik Rhoma Irama.
Video yang diunggahnya di akun youtube-nya @ipulhary dengan 287 ribu subscriber itu sering viral. Bahkan, dalam kurun waktu tiga hari ia bisa mengantongi penghasilan Rp10 juta.
Ipul mengaku, tak ingin hanya memberikan konten yang menarik. Namun harus ada pesan dan edukasi yang terkandung. “Jangan mengambil lucunya saja, tapi pengalaman yang terkandung dalam video itu bisa menjadi pelajaran bagi kita,” ujarnya
Ia mengungkapkan, keberhasilan ide kreatifitas ini tidak terlepas dari dukungan dan bantuan rekan-rekannya selama ini dalam mewujudkan mimpinya sebagai seorang youtuber. “Kalau belajar editing video sih otodidak, cuman apa-apa sendiri. Tapi pas sudah ada tim, setidaknya bikin saya tertantang lagi,” ungkapnya.
Dirinya bercita-cita ingin mempunyai kantor manajemen sendiri seperti yang dimiliki oleh youtuber besar Atta Halilintar dan Mael lee. “Kita akan mewujudkan itu, karena peluang youtuber di Kalsel cukup besar,” bebernya.
Editor : Arief