Sanggar Seni Patmaraga bakal berangkat ke Surakarta, Jawa Tengah. Sanggar tari dari Kecamatan Juai, Balangan itu akan tampil pada ajang International Mask Festival (IMF) 2024 di Balai Kota Surakarta pada 15-16 November ini.
*****
Suasana mistis biasanya mengiringi penampilan Sanggar Seni Patmaraga. Mereka akan menampilkan tari topeng. Menceritakan prosesi tradisi mangudang topeng. Dalam ritual ini, terdapat proses memanggil jiwa leluhur ke dalam topeng yang akan digunakan dalam tari.
Ketua Sanggar Patmaraga, Mursyid mengakui waktu ritual mangudang topeng biasanya memang sangat spesifik. Pada sore hari menjelang Magrib. Semakin mistis karena diiringi dengan mantra atau tembang khusus serta perlengkapan ritual lainnya seperti kemenyan.
"Melalui partisipasi dalam IMF ini, kami berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk menjaga dan melestarikan seni tradisi kita," ungkap Mursyid. “Kami juga berharap pemerintah daerah dapat lebih mendukung pelestarian seni tradisi Balangan agar tidak punah,” tambahnya.
International Mask Festival (IMF) adalah sebuah festival topeng berskala internasional.
Dilaksanakan setiap tahun sejak 2014. Tahun ini, festival yang bertempat di Pendapi Gede, Balai Kota Surakarta, menjadi bagian dari rangkaian acara Karisma Event Nusantara 2024.
"Sanggar Patmaraga sangat bersemangat untuk memperkenalkan tari topeng Balangan di panggung internasional. Kami berharap bisa menunjukkan kepada dunia kekayaan seni budaya daerah kami," ujar Ketua Dewan Kesenian Balangan, Fahmi Wahid, Senin (11/11).
Fahmi mengungkapkan rasa bangganya atas partisipasi Sanggar Patmaraga dalam festival ini.
Menurutnya, kesempatan tampil di IMF menjadi momentum langka untuk mengenalkan seni tari topeng khas Balangan kepada dunia internasional.
Fahmi menilai persiapan untuk mengikuti festival ini sudah dilakukan dengan matang. Rombongan Sanggar Patmaraga akan berangkat sehari sebelum acara dimulai.
"Kami memohon doa dan dukungan agar penampilan kami lancar dan bisa memberikan dampak positif bagi pengenalan budaya Balangan di kancah nasional maupun internasional," tambahnya.
IMF 2024 akan mengusung tema The Beauty of Solidarity untuk menekankan pentingnya solidaritas dalam keberagaman budaya. Festival ini akan dihadiri sekitar 70 delegasi seni dari berbagai negara. Termasuk seniman dari Korea, India, Singapura, Malaysia, dan Taiwan.
Selain itu, Indonesia akan menampilkan 35 grup seni dari berbagai daerah seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali, dengan total sekitar 200 seniman yang akan meramaikan festival ini.
Festival ini bukan hanya menjadi ajang seni, tetapi juga sebagai wadah diplomasi budaya yang mempertemukan berbagai budaya dari seluruh dunia. Dengan momentum IMF, diharapkan seni tradisi Indonesia, termasuk tari topeng dari Balangan, dapat semakin dikenal dan dihargai di tingkat internasional.
Editor : Arief