Badrigallery adalah perwujudan dari ambisi dan niat baik perupa Badri Hurmansyah.
****
PERMAINAN cahaya dan goresan mural bergaya pop-art menyambut mata pengunjung yang melangkah masuk ke Badrigallery, sebuah galeri seni di Kompleks DPR Nomor 13, Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur.
Mulai dibuka sejak Ahad (13/10) lalu, galeri yang digagas perupa muda Badri Hurmansyah ini menjadi magnet baru bagi pencinta seni di Kota Seribu Sungai.
Untuk masuk, pengunjung harus membayar HTM Rp30 ribu, tapi dijamin Anda takkan merasa rugi.
Di setiap sudut galeri, imajinasi pengunjung dihidupkan. Lukisan-lukisan realis karya Badri ditemani oleh permainan lampu warna-warni yang menggantung rendah.
Selain lukisan, juga ada karya instalasi. Seperti manekin-manekin setengah badan yang berkumpul di sekitar tangga.
Badrigallery seolah menjadi oase di tengah kesibukan kota. Minimal menjadi tempat estetik bagi anak muda Banjarmasin yang sedang berburu spot foto.
"Tempatnya bagus banget! Keren buat foto-foto," kata Nor Indah Sari (19), mahasiswi Uniska, Rabu (16/10).
Teman Indah, Nazma Aulya (19) juga mengungkap hal senada. Meski baru pertama kali datang ke pameran seni rupa, Nazma mengaku terkesima.
"Galeri ini membuat aku makin tertarik untuk datang ke pameran seni rupa," ungkapnya.
Badri menjelaskan, galeri ini dibangun dengan niat edukasi di tengah minimnya ruang pembelajaran seni rupa di Kalimantan Selatan, khususnya di Banjarmasin.
Selain tempat pameran, nanti Badri juga berencana membuka kelas seni rupa di galeri tersebut.
Ini karena ia prihatin, lantaran minimnya ruang belajar, banyak anak muda yang berbakat akhirnya kehilangan kemampuan seninya.
"Di Banjarmasin, ruang untuk belajar seni rupa masih minim. Maka melalui galeri ini, diharapkan masyarakat bisa menikmati dan mempelajari lebih jauh tentang karya seni rupa," katanya.
Ditambahkannya, galeri ini juga memiliki visi untuk membuat masyarakat terhubung langsung dengan seni.
"Dengan membeli tiket, itu langkah awal untuk menjadi apresiator yang baik," ujarnya.
Ia terinspirasi kisah seorang kolektor asal Yogyakarta yang memulai minat seninya tatkala membeli poster di museum.
Di samping itu, galeri ini juga untuk membangun atmosfer dan spirit di kalangan seniman lokal supaya tak kehilangan semangat dalam berkarya.
Badri bertekad memperluas galeri ini, rencananya menambah ruang indoor dan outdoor untuk lebih banyak karya instalasi seni.
"Kami ingin menghadirkan berbagai jenis seni, termasuk seni instalasi yang lebih jarang terlihat di Banjarmasin," bebernya.
Dari pameran tunggal ini, ke depan Badri berencana mengadakan pameran bersama seniman daerah dan mungkin juga nasional.
Dengan beragam konsep pameran yang ditawarkan, Badri percaya minat pengunjung tidak akan berkurang, meskipun harus berbayar.
Karena menurutnya seni adalah kebutuhan manusia untuk mendapatkan kepuasan estetika. "Seni bukan hanya sekadar tampilan, tetapi juga tentang narasi dan pengalaman," tutupnya.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief