Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kisah Khusnul Jadi Tulang Punggung Keluarga: Suami Kena Diabetes, Putar Otak Cari Biaya

Sheilla Farazela • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 04:46 WIB
PEKERJAAN: Khusnul saat dibantu suaminya menyelesaikan pekerjaan cuci pakaian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
PEKERJAAN: Khusnul saat dibantu suaminya menyelesaikan pekerjaan cuci pakaian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sudah tiga tahun suami Khusnul tak bisa bekerja karena sakit. Hal itu membuat dirinya harus banting tulang untuk membiayai hidup mereka.

           ******
Warga Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka, Khusnul Hatimah harus menjadi tulang punggung keluarga karena suaminya, Yubiantoro (39) tak bisa bekerja lagi lantaran sakit.

Untuk bisa membiayai hidup mereka sehari-hari, perempuan berusia 29 tahun itu membuka jasa cuci pakaian dan bersih-bersih rumah.

Khusnul mengaku sudah tiga tahun membuka jasa usaha, semenjak suaminya mengalami sakit diabetes. "Diabetesnya menyerang kakinya dan membusuk jadi enggak bisa jalan untuk kerja sebagai ojek online," ucap Khusnul kepada Radar Banjarmasin, Jumat (23/8).

Sakit diabetes yang dialami suami Khusnul pun, diakuinya sudah menjalar ke tubuh hingga akhirnya harus dioperasi. "Bapak sempat operasi di bagian punggung karena bengkak, jadi bolak balik lagi ke rumah sakit, sekarang diabetes bapak sudah sampai ke jantung jadi enggak bisa capek," jelasnya.

Untuk biaya pengobatan suami pun, ujar Khusnul tak hanya mengandalkan BPJS, ia harus putar otak lagi untuk biaya beli obat yang tak ditanggung BPJS.

"Sebelumnya itu dalam sebulan harus dua kali rawat inap, kini Alhamdulillah sudah enggak perlu rawat inap lagi, dan ada saja bantuan orang baik untuk biaya bapak berobat," tambahnya.

Editor : Arief
#banjarbaru #Perempuan #Sosok