Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kopi Gerobak Depan Samsat Banjarbaru yang Sedang Viral: Harga Terjangkau, Rasa Boleh Diadu

Sheilla Farazela • Sabtu, 25 Mei 2024 | 09:27 WIB
RAMAI: Kopi Satset di depan Samsat Banjarbaru saat ramai didatangi pembeli.
RAMAI: Kopi Satset di depan Samsat Banjarbaru saat ramai didatangi pembeli.

Jangan lihat gerobaknya, tapi coba icip kopi yang mereka jual. Rasanya tidak kalah dengan kopi di kafe-kafe.

   ***
Kopi gerobak mulai ramai di Banjarbaru. Menawarkan kopi dengan harga terjangkau, usaha yang biasa mangkal di pinggiran jalan ini sedang digandrungi kawula muda.

Pedagang kopi gerobak tersebut dapat dijumpai di sisi Jalan Panglima Batur, Banjarbaru. Salah satunya Kopi Satset yang kerap dijumpai di depan kantor Samsat Banjarbaru.

Radar Banjarmasin Jumat (24/5) mampir ke sana untuk mencicipi kopi yang mereka jual. Tiba di sana, Kopi Satset tampak sedang sibuk melayani para pembeli yang sedang antre.

Founder Kopi Satset, Bayu Hermawan menyebut, mereka memilih berjualan kopi menggunakan gerobak agar lebih dekat dengan pembeli. "Biasanya kalau cafe shop itu identik nongkrong. Kadang tidak semua kalangan suka nongkrong. Karena itu kami menggunakan gerobak agar bisa mobile atau keliling," katanya.

Ia menyebut, meski berdagang menggunakan gerobak, kualitas kopi yang mereka sajikan tidak kalah enak dengan kopi di kafe-kafe. "Kami menyajikan rasa kopi yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, paling mahal Rp12 ribu," ujar Bayu yang baru membuka usahanya sejak tiga bulan lalu.

Ditanya soal harga biji kopi global yang saat ini melambung tinggi, Bayu menyiasatinya dengan lebih dulu menanam saham ke petani kopi. "Untuk biji kopi Arabika kita memasok dari Temanggung," ucapnya.

Disinggung soal kopi gerobak seperti  pedagang kaki lima yang berjualan di sisi jalan, Bayu tak menampik. "Kita sudah komunikasi dengan Satpol PP dan dinas Perhubungan. Selama tidak mengganggu peraturan daerah, kita diperbolehkan mangkal," sebutnya.

Salah satu pembeli, Juju (22) mengakui kopi gerobak di sisi jalan Panglima Batur nampak unik. "Cukup unik, karena biasanya yang menjual kopi-kopi ini kebanyakan di kafe. Sekarang cukup mudah dengan adanya kopi gerobak ini. Harga dan rasanya worth it," pungkasnya. 

Editor: Sutrisno

Editor : Arief
#UMKM #banjarbaru #Kopi #Viral